Connect with us

PERISTIWA

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu 2027 Sebesar Rp 49,8 Triliun

DPR setujui anggaran Kementerian Keuangan dalam APBN 2027 sebesar Rp 49,8 triliun dalam rapat Komisi XI.

Published

on

PANTAU24.com – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui pagu anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027 sebesar Rp 49,8 triliun. Persetujuan ini dicapai dalam rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin (7/9/2026).

Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, membacakan kesimpulan rapat kerja tersebut. Ia mengatakan, “Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan menyepakati hal-hal sebagai berikut. Satu, Komisi XI DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Keuangan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2027 sebesar Rp 49.801.127.984.000.”

Rincian anggaran ini dialokasikan ke berbagai program Kemenkeu, di antaranya Program Dukungan Manajemen yang mendapat porsi terbesar sebesar Rp 45,8 triliun. Program lain seperti Pengelolaan Penerimaan Negara mendapat Rp 3,62 triliun, sementara Program Pengelolaan Perbendaharaan, Kekayaan Negara dan Risiko dialokasikan Rp 267,58 miliar.

Program Kebijakan Fiskal, Sektor Keuangan dan Ekonomi menerima alokasi Rp 78,86 miliar. Dan, Program Pengelolaan Belanja Negara mendapatkan Rp 23,78 miliar. Misbakhun juga meminta persetujuan dari anggota Komisi XI yang hadir, dan mereka menyatakan setuju.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan persetujuannya terhadap keputusan itu. “Kami menyampaikan terima kasih atas persetujuan pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI terhadap usulan Pagu Anggaran Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 49,8 triliun. Kami juga menyampaikan terima kasih atas perhatian, dukungan, serta kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Kementerian Keuangan dan Komisi XI DPR RI,” ujarnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Finance.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.