Connect with us

PERISTIWA

Hungersteine Muncul di Sungai Rhine Akibat Kekeringan

Hungersteine atau batu kelaparan muncul di Sungai Rhine sebagai penanda sejarah krisis air akibat kekeringan di Jerman.

Published

on

PANTAU24.com – Kekeringan yang melanda Jerman mengakibatkan kemunculan Hungersteine atau ‘batu kelaparan’ di Sungai Rhine. Batu ini menjadi penanda sejarah krisis air akibat rendahnya permukaan sungai.

Fenomena ini terjadi di wilayah Worms, di mana batu-batu tersebut kembali terlihat, menandai rendahnya air sungai. Ini menjadi pengingat akan kekeringan sejarah yang pernah mengancam kehidupan warga.

Hungersteine adalah penanda hidrologis yang ditempatkan di lokasi air sangat rendah. Fungsinya adalah memperingatkan masyarakat mengenai dampak kekeringan, seperti potensi gagal panen dan ancaman kelaparan.

Kondisi ini muncul bersamaan dengan gelombang panas dan minimnya curah hujan yang melanda beberapa wilayah Eropa, termasuk Jerman, selama musim panas ini.

Bukan hanya batu kelaparan yang muncul. Surutnya air Sungai Rhine juga mengungkap benda-benda lain seperti perahu nelayan dari tahun 1990-an yang kembali terlihat di Neuss, di mana sebelumnya perahu ini terakhir kali terlihat pada tahun 2022.

Sungai Rhine merupakan jalur penting untuk distribusi komoditas di Eropa, seperti biji-bijian, mineral, batu bara, dan produk minyak olahan. Penurunan permukaan air akibat kekeringan ini berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran dan pengangkutan barang.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.