Connect with us

PERISTIWA

Pos Polisi Slipi Kembali Jadi Sasaran Amarah Massa

Pos polisi di bawah Flyover Slipi, Jakarta Barat kembali dirusak oleh massa pada malam demonstrasi 27 Agustus 2026.

Published

on

PANTAU24.com – Pos polisi di kawasan Slipi, Jakarta Barat, kembali menjadi sasaran amukan massa pada Kamis (27/8/2026) malam. Massa yang didominasi remaja merusak bangunan di bawah Flyover Slipi dengan melempar batu hingga kaca bagian depannya pecah, sebelum api berkobar dari dalam pos tersebut.

Warga setempat, Royyan (25), yang menjadi saksi mata, menggambarkan situasi mencekam saat massa berkumpul di sekitar pos polisi. “Saya tiba di situ (pos polisi) lagi proses pembakaran,” ucap Royyan saat ditemui di lokasi. Ia menambahkan, polisi segera menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa, yang kemudian melarikan diri ke arah Palmerah dan Pejompongan.

Menurut Royyan, massa bergerak menyebar dan sebagian sempat kembali menuju lampu merah sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Ini bukan kali pertama pos polisi Slipi menjadi sasaran kerusuhan dalam aksi unjuk rasa. Pada Mei 2019, fasilitas yang sama dirusak massa yang melempari petugas dengan petasan dan benda tumpul. Kerusakan besar juga terjadi pada 24 September 2019, ketika bangunan tersebut hangus terbakar.

Kericuhan serupa terjadi lagi pada 25 Agustus 2025, di mana massa merusak dan membakar tenda dekat pos polisi dalam aksi demonstrasi. Insiden tersebut berawal dari barisan massa yang bergerak dari Gedung DPR menuju Slipi dan Semanggi, menyerang petugas dan memicu ketegangan.

Seiring dengan seringnya terjadi kerusuhan, pos polisi Slipi tetap berdiri sebagai target kemarahan massa demonstran di berbagai aksi protes yang terjadi di Jakarta, termasuk yang terbaru terjadi pada pertengahan Juni 2026. Upaya aparat keamanan dalam menangani kerumunan kerap mengundang respons keras dari peserta aksi.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Liputan 6.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply