PERISTIWA
Agen Mossad Nyaris Menjadi Wakil Menteri di Suriah
Eli Cohen, agen Mossad, hampir menjadi Wakil Menteri Pertahanan Suriah sebelum terdeteksi dan dieksekusi.
PANTAU24.com – Sistem intelijen Israel yang terkenal terstruktur hampir saja sukses menempatkan agen mereka dalam posisi strategis di Suriah. Eli Cohen, seorang agen Mossad, hampir menduduki jabatan Wakil Menteri Pertahanan setelah menjalankan misi penyamaran sebagai pengusaha Arab di Suriah pada era 1960-an.
Cohen lahir di Mesir dan direkrut Mossad sebelum berpindah ke Israel. Pada 1954, ia menyusup ke Suriah dengan identitas palsu sebagai pengusaha tekstil bernama Kamel Amin Thaabet. Dengan reputasi sebagai pengusaha sukses, ia berhasil mendekati lingkar dalam pemerintahan Suriah.
Menggunakan jaringan bisnisnya, Cohen berhasil berkenalan dengan para petinggi militer dan pemerintahan termasuk Jenderal Amin al-Hafez yang kemudian menjadi Presiden Suriah pada 1963. Keyakinan al-Hafez terhadap Cohen sedemikian tingginya hingga menawarkan jabatan Wakil Menteri Pertahanan kepadanya.
Sayangnya, sebelum dilantik, Cohen terdeteksi tengah mengirim kode morse yang berisi informasi rahasia ke Israel oleh pihak intelijen Suriah pada 1965. Kesalahan fatal ini akhirnya menggagalkan misinya dan membuka kedoknya sebagai mata-mata. Penyamaran ini memiliki andil besar pada kekalahan negara-negara Arab dalam perang melawan Israel.
Cohen akhirnya dieksekusi mati secara publik di Suriah. Kisah ini dinilai sebagai salah satu operasi intelijen paling mengesankan yang pernah dilakukan Mossad.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login