PERISTIWA
Hujan Es Landa Lanny Jaya, Petani Terancam Gagal Panen
Hujan es melanda tiga distrik di Lanny Jaya, Papua Pegunungan, mengancam para petani gagal panen akibat kerusakan tanaman.
PANTAU24.com – Hujan es yang melanda tiga distrik di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, mengakibatkan kerusakan pada rumah dan pekarangan warga hingga menyerupai salju. Dampak dari fenomena ini berpotensi menyebabkan para petani di wilayah tersebut mengalami gagal panen. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wamena melaporkan peristiwa ini terjadi pada Minggu (16/8) sekitar pukul 01.16 WIT dan berdampak pada Distrik Kuyawage, Goa Balim (Gowaloem), serta Wano Barat.
“Wilayah yang terdampak di Distrik Kuyawage, Goa Balim (Gowaloem), dan Wano Barat,” ujar Prakirawan BMKG Wamena, Gema Reksa Ramadhani, Rabu (19/8) dikutip dari detikSulsel.
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, mengungkapkan bahwa fenomena alam ini telah mengakibatkan kerusakan pada tanaman sehingga pertanian gagal panen. “Tanaman rusak, pertanian gagal panen,” tuturnya. Aletinus juga mengumumkan pembentukan Tim Tanggap Darurat yang dipimpin Asisten II Sekda Lanny Jaya untuk menangani dampak bencana tersebut. Namun, ia juga berharap mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan pemerintah pusat.
“Kami memerlukan dukungan penuh dari provinsi dan pusat. Tim harus bekerja cepat, tepat dan melaporkan hasilnya secara berjenjang,” ujar Aletinus. Tim tersebut telah bergerak ke lokasi terdampak yakni Distrik Kuyawage, Wano Barat, dan Goa Baliem. Dia menambahkan hujan es kali ini berbeda dari yang sebelumnya dan menyebabkan kerusakan tanaman hingga tidak dapat dipanen.
Sebelumnya, Gema dari BMKG menjelaskan bahwa hujan es di Lanny Jaya dipicu oleh pertumbuhan awan konvektif yang signifikan akibat interaksi faktor atmosfer regional dan lokal. “Secara singkatnya kondisi atmosfer di Lanny Jaya saat itu mendukung adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus, yang menjadi penyebab utama terjadinya hujan es,” tegasnya.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login