Aktivitas erupsi Anak Krakatau kembali ke strombolian setelah erupsi terus-menerus berakhir selama 25 jam.
Enam gunung api di Indonesia mengalami peningkatan aktivitas, termasuk Gunung Anak Krakatau, mengakibatkan penutupan bandara dan sebaran abu vulkanik.
KLH pantau kualitas udara di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Lampung setelah erupsi Anak Krakatau, menunjukkan hasil kategori sedang hingga baik.
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau meluas ke wilayah Sumatra dan Jawa, termasuk Bengkulu dan DKI Jakarta.
Kebakaran hutan di lereng Gunung Semeru capai 600 hektare. Petugas gabungan fokus pengendalian api.
Delapan warga Rusia dilaporkan hilang di zona bencana di perbatasan China-Nepal, menurut Kedutaan Besar Rusia di China.