Connect with us

PERISTIWA

Letjen Ariyo Windutomo Diangkat Plt Kepala Staf Kepresidenan

Letjen TNI Ariyo Windutomo ditunjuk sebagai Plt Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Listyo Sigit Prabowo akibat skandal penyadapan.

Published

on

PANTAU24.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan setelah pemberhentian Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang terlibat skandal dugaan penyadapan terhadap beberapa pihak, termasuk Presiden sendiri.

Keputusan Presiden Prabowo bertujuan menjaga stabilitas dan memastikan koordinasi program strategis nasional di Istana Kepresidenan tetap berjalan lancar. Ariyo Windutomo, seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat berpangkat jenderal bintang tiga, dikenal memilki rekam jejak kuat dalam tata kelola birokrasi pertahanan dan administrasi.

Ariyo, lulusan Akademi Militer tahun 1996, pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kodim 0508/Depok pada tahun 2012 dan menghabiskan sebagian besar kariernya di Kementerian Pertahanan. Kapasitasnya dalam tata kelola kelembagaan semakin diperkuat saat menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawas Universitas Pertahanan.

Pada akhir Oktober 2024, ia diangkat menjadi Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), berperan dalam efisiensi birokrasi serta dukungan logistik agenda kepresidenan, yang mengantarkannya naik pangkat menjadi Letnan Jenderal. Sebagai Plt KSP, dia diharapkan melakukan konsolidasi internal agar kebijakan strategis pemerintah selaras dengan visi Presiden Prabowo pada masa transisi.

Ketua Umum Pasukan Prabowo, Saiful Chaniago, dan Majelis Ulama Indonesia mendesak pengusutan tuntas dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden, sementara pengamat menyebut kasus ini sebagai skandal besar bagi institusi kepolisian.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.