Connect with us

PERISTIWA

Pemkot Pekanbaru Dorong Panen Jagung di Pesantren sebagai Contoh

Pemkot Pekanbaru dorong panen jagung di pesantren jadi proyek percontohan produktif.

Published

on

PANTAU24.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menggalakkan pemanfaatan lahan kosong di lingkungan pondok pesantren untuk kegiatan pertanian, menjadikan panen jagung di Pondok Pesantren Khairul Ummah 2 sebagai proyek percontohan. Panen ini diharapkan dapat menginspirasi pesantren lain dengan lahan serupa. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengutarakan harapannya agar kegiatan ini menjadi teladan bagi pondok pesantren lainnya, dalam acara panen raya jagung pipil yang berlangsung pada Jumat (30/10).

“Kegiatan pertanian di lingkungan pesantren kami harapkan dapat menjadi proyek percontohan bagi pondok pesantren lainnya yang masih memiliki lahan kosong,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/10).

Panen kali ini merupakan panen tahap kedua di pesantren tersebut, setelah sebelumnya berhasil memanen jagung manis. Menurut Wawalkot Markarius, pemanfaatan lahan untuk pertanian pokok seperti jagung dan kacang tanah dimungkinkan meski dengan keterbatasan luas area lahan yang tersedia.

Pemkot Pekanbaru menyatakan kesiapan mendukung pengembangan pertanian di lingkungan pesantren melalui kerja sama dengan kelompok tani setempat. “Kami siap mendukung pengembangan pertanian di lingkungan pesantren melalui kerja sama dengan kelompok tani di sekitar lokasi,” ucapnya. Dukungan ini termasuk peminjaman alat pertanian dan bantuan pupuk yang disalurkan oleh Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru.

Pelaksanaan kegiatan pertanian di Pondok Pesantren Khairul Ummah 2 melibatkan kelompok tani sebagai pendamping dalam pengolahan lahan dan penanaman. “Pesantren tidak bekerja sendiri. Ada kelompok tani yang mendampingi dan membantu pengolahan lahan. Alat-alatnya juga kami bantu. Inilah bentuk kolaborasi antara pondok pesantren, kelompok tani, dan pemerintah,” pungkas Markarius.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.