Connect with us

PERISTIWA

Wamen LH Mendesak Percepatan Pengolahan Air Lindi di TPA Suwung

Wamen LH Diaz Hendropriyono desak percepatan IPAL di TPA Suwung Bali untuk cegah pencemaran air lindi. Langkah ini penting lindungi ekosistem.

Published

on

PANTAU24.com – Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, mendesak percepatan penyelesaian instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung, Bali. Desakan ini karena kebocoran air lindi dari TPA tersebut dikhawatirkan mencemari ekosistem mangrove di sekitarnya.

“Kami apresiasi karena TPA ini sudah melakukan upaya untuk pemulihan dan menanam kembali mangrove tapi keliatan masih ada air lindi yang bocor, jadi mohon IPAL nya segera diselesaikan ya, ini air lindinya banyak banget,” kata Diaz dalam keterangan resmi, Minggu (25/10).

Diaz menegaskan, penyelesaian fasilitas pengolahan limbah merupakan langkah penting untuk menghentikan pencemaran. Rehabilitasi mangrove tidak akan cukup jika sumber pencemaran belum ditangani secara tuntas.

Ia mengingatkan bahwa pencemaran air lindi sebelumnya berdampak langsung terhadap vegetasi mangrove. “Sebelumnya, air lindi dari TPA tembus lewat pipa dan mencemari mangrove, bayangin air lindi ngumpul di ekosistem mangrove dan bikin tanaman mati, hanya karena air lindi,” ungkapnya.

Selain itu, Diaz mengapresiasi kesiapsiagaan pengelola TPA Suwung dalam mengantisipasi kebakaran di tengah cuaca panas ekstrem, seperti yang diinstruksikan dalam Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2026.

Fakta menarik dan bermanfaat

Gubernur Bali Wayan Koster bersama bupati dan wali kota se-Bali telah mendeklarasikan “Bali 100% Pilah Sampah dari Sumber” yang ditargetkan tercapai sepenuhnya pada Agustus 2026. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban TPA Suwung.

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.