Connect with us

PERISTIWA

Wakil Ketua DPR Soroti Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin dari Malaysia

Polri, BNN, dan Bea Cukai gagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin dari Malaysia, ancam generasi muda.

Published

on

PANTAU24.com – Polri, BNN, dan Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin di perairan Sumatera Utara yang dikirim dari Malaysia. Penyitaan narkoba ini menyoroti ancaman serius terhadap generasi muda Indonesia.

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan kekhawatirannya terkait penyelundupan ini dalam acara Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 di Jakarta. ‘Tadi saya dapat data dari Pak Kapolri, bahwa baru-baru ini Polri dengan BNN bekerja sama menangkap kapal yang membawa bahan narkoba satu ton ketamin, namanya kapal MT Global 168 di Belawan,’ ujarnya.

Kapal berbendera Mongolia tersebut dicegat oleh tim gabungan Polri, BNN, dan Bea Cukai di perairan Tanjungbalai Asahan dan dibawa ke Pelabuhan Belawan. Aparat menyita 58 karung berisi 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) serta menahan delapan awak kapal, terdiri dari tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara Taiwan.

Kapal tersebut berangkat dari Pasir Gudang, Johor, Malaysia, dan didaftarkan atas nama perusahaan Malaysia, Makmur Marine Petroleum. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam penyelundupan ini. Dasco memuji kerja sama kepolisian dan instansi terkait yang berhasil mencegah peredaran narkoba lintas negara ini.

Di hadapan pelaku ekonomi kreatif, Dasco mengingatkan dampak negatif narkoba, menyatakan bahwa kreativitas generasi muda dapat sangat terganggu jika terjerat narkotika. ‘Kalau sudah kena narkoba ini, kreativitasnya jadi sangat-sangat berkurang,’ katanya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Liputan 6.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.