PERISTIWA
Menilik Risiko Perilaku Pelanggan dengan Data Science
Pelajari risiko perilaku pelanggan dengan data science melalui kelas detikcourse tentang Predictive Analytics dan Python.
PANTAU24.com – Pelanggan yang secara tiba-tiba berhenti menggunakan produk atau layanan bisa menjadi masalah besar bagi bisnis. Alasannya bisa dipelajari dari data yang sudah dimiliki perusahaan. Lewat pendekatan data science, perilaku pelanggan dapat dianalisis untuk menemukan pola terkait risiko customer churn, membantu bisnis membuat keputusan berbasis data.
Salah satu cara untuk memahami perilaku pelanggan adalah dengan mempelajari Customer Churn Prediction. Studi kasus ini dibahas dalam kelas “Kenali Risiko Bisnis Lewat Data Science dan Python” yang ditawarkan oleh detikcourse.
Di dalam kelas tersebut, peserta akan mempelajari penggunaan Predictive Analytics dengan Python dan Google Colab. Mereka juga akan mempraktikkan pembuatan model Decision Tree dan Random Forest Classification untuk mengidentifikasi pelanggan yang berisiko churn. Setelah model prediksi dibuat, peserta akan mengecek performa model tersebut berdasarkan Confusion Matrix, Accuracy, Precision, Recall, dan F1-Score.
Kemampuan mengolah data ini berguna untuk berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan bisnis, bukan hanya bagi mereka yang berlatar belakang IT. Kelas ini cocok bagi data analyst, business analyst, marketer, pengembang bisnis, entrepreneur, maupun mahasiswa. Selain sesi praktik langsung bersama ahli, peserta juga mendapatkan e-sertifikat, video rekaman kelas, tips karir, serta insight industri.
Kelas “Kenali Risiko Bisnis Lewat Data Science dan Python” dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 19.00-21.00 WIB secara online melalui Zoom Meeting. Bagi yang ingin memahami bagaimana data pelanggan bisa membantu membaca risiko bisnis, kelas ini menjadi kesempatan belajar yang patut dipertimbangkan. Informasi pendaftaran tersedia di detikevent.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login