Connect with us

PERISTIWA

OTT KPK Tangkap Bupati Bolmut Terkait Korupsi Infrastruktur Jalan

OTT KPK menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara terkait dugaan korupsi proyek infrastruktur jalan.

Published

on

PANTAU24.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, serta 13 orang lainnya terkait dugaan korupsi proyek infrastruktur. OTT ini dilakukan di tiga wilayah yaitu Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo pada Senin (21/9/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa operasi tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan suap yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Kabupaten Bolmut sehubungan dengan sejumlah proyek infrastruktur, terutama proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bolmut.

“Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang berkaitan dengan proyek-proyek di kabupaten tersebut,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Senin (21/9/2026).

KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya dalam waktu 1×24 jam. Detail lebih lanjut mengenai proyek terkait dan kronologi penangkapan direncanakan akan diumumkan dalam konferensi pers oleh KPK di malam hari setelah penangkapan.

Dalam operasi ini, KPK menahan total 14 orang termasuk Bupati Bolmut. “Untuk pihak-pihak yang diamankan ada Bupati, Kepala Dinas, kemudian ASN lain, dan juga pihak-pihak swasta,” tambah Budi, seraya menegaskan bahwa pihak swasta yang terlibat juga turut diamankan di wilayah yang telah disebutkan.

Budi menyatakan bahwa informasi lebih rinci mengenai proyek dan pihak yang ditangkap akan diupdate setelah konferensi pers malam ini. Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya KPK untuk memberantas korupsi yang melibatkan pejabat publik dan pelaku usaha swasta.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Liputan 6.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.