PERISTIWA
Sudaryono: Makanan Rusak Picu Gangguan Kesehatan Makan Bergizi Gratis
Kepala BGN Sudaryono memaparkan bahwa makanan rusak, khususnya lauk hewani, jadi pengaruh utama gangguan program MBG.
PANTAU24.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan bahwa makanan rusak menjadi salah satu penyebab utama gangguan kesehatan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Makanan yang rusak tersebut terutama ditemukan pada lauk dan sayur, dengan lauk berbahan protein hewani seperti ayam, telur, ikan, dan daging sebagai yang paling banyak mendominasi.
“Sampai dengan sejauh ini saya kan 50 hari ya jadi kepala BGN, kasus adanya gangguan kesehatan karena MBG banyak sekali terjadi karena faktor rusaknya makanan itu lauk dan sayur,” kata Sudaryono usai rapat dengan Komisi IX DPR RI dan Kepala BPOM pada Kamis (17/9/2026).
Sudaryono menekankan bahwa kualitas bahan baku sangat penting untuk memastikan makanan aman dikonsumsi. “Mau masaknya benar kalau bahan bakunya sudah busuk ya enggak tetap aja,” ujarnya, menegaskan pentingnya pemilihan bahan baku.
BGN kini mencatat setiap penerimaan bahan baku di dapur untuk memastikan kesesuaian dengan pembelian. Selain itu, Sudaryono mengungkapkan pembangunan mekanisme marketplace untuk mengelola pengadaan bahan baku, khususnya protein hewani, guna memastikan kualitas dan mencegah mark-up harga.
“Supaya bahan-bahan baku protein hewani khususnya ini yang spesial handle ini betul-betul kualitasnya benar, dibeli dengan harga yang benar, tidak ada mark up,” tambah Sudaryono, menekankan pada kualitas yang konsisten saat barang tiba di dapur. “Jangan sampai beli katanya beli harga, beli kualitas A, tapi ternyata yang datang kualitasnya D,” tegasnya.
Diolah dari laporan Liputan 6.


You must be logged in to post a comment Login