Connect with us

PERISTIWA

Pilihan Mobil Harian: Hybrid atau Listrik, Mana yang Lebih Cocok?

Menimbang pilihan mobil hybrid atau listrik untuk penggunaan harian dengan mempertimbangkan efisiensi dan infrastruktur.

Published

on

PANTAU24.com – Perkembangan teknologi kendaraan elektrik di Indonesia memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin membeli mobil baru. Mobil hybrid dan mobil listrik berbasis baterai, atau Battery Electric Vehicle (BEV), kini semakin mudah ditemukan di pasar Tanah Air. Kedua jenis mobil ini memiliki karakteristik yang berbeda, terutama dari segi konsumsi energi, jarak tempuh, metode pengisian daya, hingga kebiasaan penggunaan harian.

Secara umum, mobil hybrid menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik dan baterai, memberikan fleksibilitas penggunaan baik dengan bahan bakar fosil maupun tenaga listrik. Sementara itu, mobil listrik murni sepenuhnya mengandalkan baterai sebagai sumber tenaga, menggerakkan motor listrik tanpa menggunakan mesin pembakaran internal.

Salah satu keunggulan mobil hybrid adalah fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh. Dengan mesin bensin yang dapat dioperasikan saat baterai habis, pengemudi dapat dengan mudah mengisi bahan bakar di SPBU, membuatnya lebih praktis bagi yang sering bepergian ke daerah dengan infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang masih terbatas.

Di sisi lain, mobil listrik lebih unggul dalam kesederhanaan dan praktis untuk penggunaan harian, khususnya di perkotaan dengan akses pengisian daya di rumah. Dengan infrastruktur yang terus berkembang, PLN telah menyediakan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 3.097 lokasi pada Maret 2026, dengan jarak rata-rata antar-SPKLU sekitar 22 kilometer.

Dalam aspek biaya operasional, mobil listrik memiliki potensi biaya energi yang lebih rendah dibandingkan mobil hybrid yang masih memerlukan bahan bakar, meskipun efisiensinya terbantu oleh motor listrik. Selain itu, strategi perbandingan biaya sebaiknya memperhitungkan berbagai elemen seperti harga pembelian, biaya energi, perawatan, serta kebutuhan jangka panjang.

Fakta menarik dan bermanfaat

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat bahwa penjualan kendaraan elektrifikasi, termasuk hybrid, plug-in hybrid, dan BEV, mencapai 175.144 unit sepanjang tahun 2025, menunjukkan pertumbuhan pasar yang signifikan di Indonesia.

Diolah dari laporan Antara – Ekonomi.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.