Connect with us

PERISTIWA

MRT Jakarta Rencanakan Revitalisasi Kawasan Kota Tua

PT MRT Jakarta rencanakan revitalisasi Kota Tua dengan konsep Transit Oriented Development, melibatkan identitas heritage.

Published

on

PANTAU24.com – PT MRT Jakarta (Perseroda) mengemukakan rencana untuk mengembangkan kawasan Kota Tua dengan konsep serupa yang diterapkan di Blok M, namun tetap mempertahankan identitas heritage kawasan tersebut. Rencana ini sejalan dengan perpanjangan jalur MRT hingga ke Kota Tua.

Kepala Divisi Business Planning & Expansion MRT Jakarta, R. Samuel Ryan Pradipta Pranowo, menjelaskan bahwa pengembangan berbasis Transit Oriented Development (TOD) melibatkan lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur fisik. “Hal ini menjadi bagian dari konsep placemaking dengan menghidupkan kembali kawasan, tidak hanya secara bisnis tetapi juga untuk mendukung kegiatan masyarakat perkotaan,” ujarnya dalam acara Workshop MRT Fellowship 2026 di Wisma Nusantara, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Placemaking adalah proses menciptakan ruang yang memiliki fungsi, karakter, dan aktivitas yang bermakna bagi penggunanya. Samuel menuturkan, “Area kota tua itu akan kami revitalisasi juga. Mudah-mudahan tetap hidup dengan mempertahankan identitas heritage-nya.” Rekayasa ini akan melibatkan kombinasi antara elemen heritage seperti Chinatown dan Little Amsterdam dengan retail dan komunitas.

Dalam pengembangan ini, karakter dan demografi kawasan akan menjadi pertimbangan utama. Identitas khusus dari kawasan akan dipertahankan dengan aktivitas yang berbeda. Sama seperti di Blok M, Kota Tua akan dibangun dengan mengakomodasi kegiatan komunitas yang bergema dengan nostalgia Glodok sebagai pusat elektronik.

Pembangunan ini menargetkan untuk mengintegrasikan MRT Jakarta hingga ke Kota Tua pada tahun 2029, bersamaan dengan pencapaian MRT North-South Line. Samuel mencatat bahwa “sebelum revitalisasi besar, aktivitas placemaking akan dimulai di sekitar Stasiun Thamrin dan Monas pada Desember tahun depan.”

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Finance.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.