PERISTIWA
Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu Vulkanik Hingga 2,1 Kilometer
Gunung Anak Krakatau semburkan abu vulkanik hingga 2,1 km, berdampak pada kegiatan di Lampung.
PANTAU24.com – Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan menyemburkan asap dan abu vulkanik hingga ketinggian 7.000 kaki (sekitar 2,1 kilometer) pada Rabu (9/9/2026). Pemantauan langsung dilakukan dari KRI Lepu-861 milik TNI AL pada pukul 10.00 WIB, sebagaimana dilaporkan oleh tim gabungan yang mencakup berbagai instansi di Provinsi Lampung.
Tim gabungan terdiri dari Kepala Kesbangpol Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, perwakilan BPBD Provinsi Lampung, Basarnas, serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA). “Berdasarkan hasil pemantauan langsung dan analisis citra RGB Himawari-9, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih teramati, ditandai dengan adanya asap dan abu vulkanik,” jelas BPBD Lampung. Abu vulkanik terdeteksi bergerak ke arah barat laut, termasuk wilayah Teluk Lampung.
BPBD Lampung menegaskan pentingnya pemantauan dan koordinasi lintas instansi untuk memastikan informasi mengenai kondisi Anak Krakatau selalu terkini demi keselamatan warga. KRI Lepu-861 mendukung pemantauan ini dengan izin pihak berwenang dan mengikuti SOP serta ketentuan yang berlaku.
Tingginya aktivitas vulkanik ini mengakibatkan para siswa di Lampung masih menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga 10 September untuk menghindari paparan abu vulkanik. Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat erupsi Anak Krakatau pada dini hari dengan amplitudo maksimum 51 mm dan durasi 28 detik.
Menanggapi situasi ini, Pemerintah Provinsi Lampung akan mengadakan salat Istisqa atau salat minta hujan pada Kamis pukul 10.00 WIB sebagai upaya spiritual untuk memohon keselamatan dan ketenangan di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau.
Diolah dari laporan Kumparan.


You must be logged in to post a comment Login