Connect with us

PERISTIWA

Protes Pecah di Portsmouth Setelah 140 Migran Tiba dengan Perahu

Ratusan demonstran memblokir jalan di Portsmouth menolak penanganan migran yang tiba dengan perahu karet.

Published

on

PANTAU24.com – Ratusan pengunjuk rasa berkumpul di Portsmouth pada Minggu malam setelah sekitar 140 migran tiba dengan perahu karet yang melintasi Selat Inggris. Dalam protes kedua akhir pekan ini, polisi menghadapi demonstran yang memblokir jalan untuk mencegah para migran yang tiba meninggalkan kota.

Kepolisian Hampshire mengimbau masyarakat untuk menghindari area pelabuhan feri Eastney Landing, tempat para migran mendarat, dan menerapkan perintah pembubaran yang berarti siapa pun yang tidak mematuhi dapat ditangkap. Pemerintah mengecam “perilaku intimidasi” para pengunjuk rasa yang banyak di antaranya berpakaian hitam dan mengenakan masker.

Anggota Parlemen Konservatif untuk Isle of Wight East, Joe Robertson, menyatakan di X bahwa “sangat mengkhawatirkan melihat migran ilegal menyeberang sejauh ini ke barat.” Para demonstran berupaya menghentikan otoritas membawa migran ke pusat pemrosesan Manston di Kent. Polisi dengan perisai antirusuh melindungi sejumlah bus yang diparkir di jalan dari Eastney Marina ketika pengunjuk rasa memblokir lalu lintas.

Daniel Thomas, dikenal sebagai Danny Tommo, seorang rekan aktivis sayap kanan Tommy Robinson, melakukan siaran langsung dari lokasi kejadian. “Jalannya semua diblokir, mereka tidak akan bisa meninggalkan tempat ini,” ujarnya. Juru bicara pemerintah mengatakan, “Hak untuk protes damai adalah fundamental bagi demokrasi kita, tetapi tidak boleh melewati batas menjadi kekacauan.”

Aksi protes terjadi setelah kelompok besar pria bertopeng menggelar demonstrasi terkait penyeberangan perahu kecil di Pelabuhan Dover pada Sabtu lalu, menyebabkan gangguan besar. Beberapa hari sebelumnya, Perdana Menteri Andy Burnham dan Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu untuk membahas usaha mengurangi penyebrangan perahu kecil. Pada bulan Agustus, satu perahu kecil membawa 230 orang melintasi Channel.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.