PERISTIWA
Puan Maharani Minta Kasus Warga Meninggal di Pejompongan Diusut
Puan Maharani minta polisi usut tuntas kematian warga Pejompongan pasca kerusuhan demo DPR/MPR pada 27 Agustus.
PANTAU24.com – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas peristiwa meninggalnya seorang warga di Pejompongan. Insiden ini terjadi setelah demo di depan Gedung DPR/MPR pada Kamis (27/8) malam.
Puan Maharani menyatakan, “Ya kita minta semuanya itu diselidiki oleh pihak penegak hukum dengan tuntas dan kita lihat apa yang terjadi dan ya dituntaskan dengan sebaik-baiknya.” Pernyataan itu disampaikan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (1/9).
Lebih lanjut, Puan tidak memberikan keterangan rinci mengenai keterlibatan organisasi masyarakat GRIB Jaya dalam kericuhan tersebut. Namun, ia tetap menegaskan pentingnya penyelidikan mendalam oleh aparat terkait untuk menyelesaikan masalah ini.
Penjelasan dari Polda Metro Jaya menyebutkan satu korban jiwa muncul setelah kerusuhan usai unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR pada 27 Agustus malam. “Pertama kami sampaikan belasungkawa terhadap satu warga kita yang berpulang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
Budi menjelaskan bahwa insiden terjadi ketika petugas mengetahui masih adanya kerusuhan di wilayah Pejompongan, Jakarta Barat. Korban dievakuasi dalam kondisi pingsan dan dibawa ke RS Angkatan Laut Mintoharjo, namun dinyatakan meninggal dunia saat penanganan di rumah sakit.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login