PERISTIWA
Pelni Sediakan Layanan Gratis Kirim Bantuan ke NTT
PT Pelni menawarkan layanan gratis pengiriman bantuan ke NTT pasca gempa akibat dukungan Kementerian Perhubungan.
PANTAU24.com – PT Pelni (Persero) memberikan layanan pengiriman barang bantuan kemanusiaan untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) secara gratis, menyusul bencana gempa yang melanda wilayah tersebut. Pengiriman bantuan ini dimungkinkan setelah Kementerian Perhubungan memberikan potongan harga 100% untuk tarif muatan barang di kapal penumpang.
Menurut Ditto Pappilanda, Sekretaris Perusahaan PT PELNI (Persero), inisiatif ini merupakan bentuk dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan. Ditto menyatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan yang mempercayai PELNI untuk menjalankan penugasan dalam angkutan bantuan kemanusiaan untuk NTT ini. Kami akan memastikan seluruh bantuan kemanusiaan yang dipercayakan kepada PELNI tiba dengan selamat dan dapat segera disalurkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan.”
Penerapan potongan harga tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 8 Tahun 2023. Salah satu kapal Pelni yang beroperasi, KM Tidar, telah mengangkut dan menurunkan 481 koli bantuan kemanusiaan di Pelabuhan Lorens Say, Maumere. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pokok korban terdampak, seperti sembako, air mineral, obat-obatan, perlengkapan bayi dan sekolah, terpal, serta tenda.
Setibanya di Maumere, bantuan diserahkan kepada BPBD untuk dikelola dan didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah NTT yang terdampak gempa. PT PELNI juga tetap terbuka untuk menerima lebih banyak bantuan dari instansi, organisasi, atau komunitas yang ingin berkontribusi. Bantuan dapat dikoordinasikan melalui kantor cabang PELNI pada rute pelayaran terkait.
Untuk memfasilitasi pengiriman bantuan, PELNI bersinergi dengan PELINDO dan Kantor Syahbandar serta Otoritas Pelabuhan membuka Posko Bantuan Kemanusiaan di pelabuhan utama seperti Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, dan Pelabuhan Soekarno Hatta di Makassar.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login