PERISTIWA
Polisi Selidiki Kasus Penganiayaan Aktivis BEM UI dengan 26 CCTV
Polisi menyelidiki penganiayaan aktivis BEM UI dengan memeriksa 7 saksi dan 26 CCTV.
PANTAU24.com – Kepolisian tengah menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap Hafidz Hernanda, Koordinator Bidang Sosial Politik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) 2024. Insiden ini terjadi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada awal Oktober. Korban melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya setelah diserang di Jalan Tebet Barat Dalam IX pada Minggu (4/10) malam.
Kombes Pol Imron Ermawan dari Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah memeriksa tujuh saksi dan memeriksa 26 kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. “Subdit Jatanras sudah memeriksa saksi sebanyak tujuh orang dan menyisir beberapa CCTV dari tempat kejadian perkara maupun beberapa titik,” ungkap Imron kepada wartawan di Jakarta pada Selasa (13/10), seperti dikutip dari Antara.
Selain itu, barang bukti seperti sarung tangan lateks putih, peci hitam, kacamata hitam-orens, lakban hitam, dan kain sarung hitam-putih telah diamankan. “Saat ini dibawa ke Puslabfor Bareskrim Polri untuk dilakukan analisa dan lidik lainnya,” ujarnya. Tahapan penyidikan kasus ini telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.
Sebelumnya, laporan dari BEM UI menyebutkan bahwa Hafidz mengalami serangan oleh orang tidak dikenal pada Minggu (4/10) sekitar pukul 23.50 WIB. Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra mengatakan bahwa laporan ini mencakup dugaan penganiayaan, pencurian dengan kekerasan, dan pengancaman. “Menimbang urgensi dari kasus ini, BEM UI dengan persetujuan korban telah menaruh laporan kepada pihak kepolisian atas delik pencurian disertai kekerasan di jalan umum, penganiayaan terencana, dan pengancaman,” kata Fathimah.
Korban yang saat itu sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor mengalami cedera serius, termasuk luka di kepala dan wajah. Sebagai bagian dari laporan, BEM UI menyertakan dokumen pendukung dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di Rumah Sakit Tebet dan Rumah Sakit Universitas Indonesia. Korban saat ini masih dalam masa pemulihan setelah menjalani perawatan medis.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login