Connect with us

PERISTIWA

Mantan Kadis ESDM Jatim Didakwa Pungli Izin Tambang Rp4,09 Miliar

Mantan Kadis ESDM Jatim, Aris Mukiyono, didakwa pungli izin tambang Rp4,09 miliar di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Published

on

PANTAU24.com – Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aris Mukiyono, didakwa menerima pungutan liar sebesar Rp4,09 miliar. Dakwaan ini dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Rabu (14/10). Kasus ini terkait dengan pengurusan izin pertambangan dan pengusahaan air tanah di Jawa Timur.

Selain Aris, kasus ini juga menyeret nama Ketua Tim Kerja Pengusahaan Air Tanah Hermawan dan Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Jawa Timur, Ertika Dinawati. Dalam dakwaannya, JPU Demy Febriana dan Iwan Nuzuardi menyatakan bahwa Aris menyalahgunakan jabatannya untuk memeras para pemohon izin di lingkungannya.

“Terdakwa menggunakan kewenangan dalam proses disposisi, evaluasi, pemeriksaan, persetujuan, dan penandatanganan dokumen perizinan untuk meminta dan menerima sejumlah uang dari pemohon perizinan,” kata Iwan dalam persidangan. Proses ini diduga untuk memperlancar penerbitan berbagai izin, termasuk Surat Izin Wilayah Usaha Pertambangan dan Izin Usaha Pertambangan.

Aris diduga menerima aliran dana sebesar Rp4,09 miliar melalui sejumlah perantara, seperti Ony Setiawan, Dewi Kurniawati, Hermawan atau PT Sinergi Kanda, dan Ertika Dinawati. “Penerimaan uang tersebut tidak memiliki dasar pemungutan resmi dan tidak dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar jaksa.

Ketua Majelis Hakim Cokia Ana Pontia menegaskan sidang akan digelar intensif. “Karena saksi yang akan dihadirkan banyak maka akan digelar 3 kali dalam seminggu Senin, Rabu dan Jumat sidangnya,” ucapnya. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sebelumnya juga menetapkan Ony Setiawan sebagai pihak yang terlibat, tetapi proses hukum terhadapnya dihentikan setelah meninggal dunia.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.