PERISTIWA
Kemenhaj Diminta Optimalisasi Keamanan Jamaah Umrah di Tengah Konflik Riyadh
Kemenhaj diminta optimalkan keamanan jamaah umrah akibat gangguan penerbangan konflik di Riyadh.
PANTAU24.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) didesak untuk memastikan keamanan jamaah umrah yang terdampak gangguan penerbangan akibat eskalasi konflik di Riyadh, Arab Saudi. Desakan tersebut disampaikan oleh Maman Imanul Haq, anggota Komisi VIII DPR, yang menyatakan pentingnya peningkatan sistem perlindungan jamaah serta kesiapan mitigasi darurat.
“Kemenhaj harus memastikan setiap jamaah yang terdampak terpantau dengan baik. Jangan sampai ada jemaah yang terlantar, kesulitan informasi, atau bingung meminta bantuan,” ujar Maman dalam keterangan di Jakarta, Rabu. Hal ini menyusul kendala yang dialami beberapa rombongan jamaah umrah akibat pembatasan rute udara melalui Riyadh dan kota transit seperti Abu Dhabi dan Dubai.
Pemerintah melalui Kemenhaj diharapkan segera melakukan pemutakhiran data serta pemetaan lokasi jamaah terdampak demi memastikan kebutuhan akomodasi dan konsumsi mereka terpenuhi selama penundaan jadwal penerbangan. “Kami memantau perkembangan situasi di Riyadh yang berdampak pada perjalanan jamaah umrah Indonesia. Kemenhaj harus bergerak aktif memantau kondisi jamaah di Arab Saudi maupun calon yang akan berangkat karena keselamatan adalah prioritas utama,” lanjutnya.
Maman juga mendesak penguatan sinergi antara Kemenhaj dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Ini diperlukan untuk merespons dinamika lalu lintas penerbangan internasional dan memudahkan akses pendampingan darurat bagi jamaah di bandara. Dia menekankan pentingnya penanganan berdasarkan data kondisi nyata di lapangan, bukan sekadar laporan umum.
Sebagai langkah tambahan, Maman mengusulkan pembentukan posko pengaduan dan layanan hotline resmi untuk keluhan jamaah maupun keluarga di Tanah Air mengenai jadwal penerbangan ulang, pembatalan, dan alokasi tempat menginap. Kejelasan informasi ini penting untuk meredam kepanikan keluarga jamaah. Maman juga mengimbau para jamaah dan keluarganya untuk tetap tenang dan mematuhi instruksi otoritas penerbangan dan pemerintah demi keselamatan selama penundaan.
Diolah dari laporan Antara – Top News.


You must be logged in to post a comment Login