PERISTIWA
Apindo Komentari Pembatasan Outsourcing dan Dominasi OTT pada Hak Siar
Apindo menyoroti pembatasan outsourcing dan dominasi OTT dalam hak siar olahraga, mempengaruhi regulasi dan bisnis.
PANTAU24.com – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memberikan pandangan terkait kebijakan pembatasan outsourcing dalam industri serta penguasaan hak siar olahraga oleh platform Over-the-Top (OTT). Pembahasan ini menjadi perhatian utama dalam diskusi ekonomi terkini, karena melibatkan aspek regulasi dan dampak bisnis.
Pembatasan outsourcing dapat membawa dampak signifikan bagi pelaku usaha, terutama dalam hal fleksibilitas tenaga kerja. Apindo menilai bahwa pembatasan ini perlu dipertimbangkan secara mendalam agar tidak mengganggu stabilitas operasional perusahaan di berbagai sektor industri.
Di sisi lain, dominasi platform OTT dalam menguasai hak siar olahraga juga menjadi sorotan. Platform digital ini semakin memegang peranan penting dalam distribusi konten olahraga, yang sebelumnya lebih banyak dikuasai oleh stasiun televisi konvensional. Apindo menggarisbawahi bahwa perubahan ini harus diatur agar tetap kompetitif dan tidak merugikan pihak lain yang terlibat.
“Pembatasan outsourcing dan dominasi OTT harus dilihat dengan objektif dan mempertimbangkan berbagai dampak jangka panjang baik bagi pengusaha maupun konsumen,” ujar salah satu perwakilan Apindo. Diskusi mengenai kedua isu tersebut memungkinkan adanya regulasi yang lebih seimbang dan adil untuk semua pihak.
Kedua isu ini mencerminkan dinamika yang sedang dihadapi dunia usaha saat ini, terutama terkait adaptasi terhadap perubahan regulasi dan inovasi digital. Apindo berharap agar dialog konstruktif antara pemerintah dan pelaku bisnis terus dilakukan untuk mencapai solusi yang optimal.
Diolah dari laporan Kumparan.


You must be logged in to post a comment Login