PERISTIWA
Menhub Komentari Penetapan Tersangka Masinis Argo Bromo Anggrek
Menhub Dudy Purwagandhi menanggapi penetapan masinis Argo Bromo Anggrek sebagai tersangka kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.
PANTAU24.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara mengenai status tersangka yang dikenakan pada masinis Kereta Api Argo Bromo Anggrek terkait kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. Dudy menyatakan bahwa Kementerian Perhubungan akan mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. “Jadi kami tentunya akan selalu mengikuti atau mentaati proses hukum yang sedang berjalan. Untuk hal lain ya itu sepenuhnya kami serahkan kepada aparat kepolisian,” kata Dudy di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (30/9).
Dudy juga menyebut bahwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah memberikan pendampingan hukum kepada masinis yang terlibat. “Kalau pendampingan hukum kan karena yang bersangkutan adalah pegawai KAI tentunya KAI yang akan melakukan pendampingan,” ujarnya.
Penyelidikan kecelakaan ini dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan polisi sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Dudy menegaskan bahwa rekomendasi dari KNKT akan diimplementasikan oleh Kementerian dan KAI. “Apa yang menjadi rekomendasi KNKT tentu akan dijalankan ya. Baik dari kementerian maupun dari operator dalam hal ini KAI,” ujarnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan masinis berinisial AN sebagai tersangka dalam kecelakaan yang juga melibatkan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Penetapan ini didasarkan pada data yang dianalisis dari data logger kereta, di mana tindakan emergency brake dilakukan pada posisi 263 meter dari titik tumburan, yang dinilai seharusnya bisa dilakukan lebih awal.
AN dijerat dengan beberapa pasal di KUHP dan UU Perkeretaapian, dengan ancaman hukuman penjara 5-12 tahun. Kecelakaan tersebut disebabkan oleh mogoknya taksi di perlintasan, yang kemudian berujung pada rangkaian KRL ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek, menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login