Connect with us

PERISTIWA

50 Persen Biro Umrah Tidak Aktif, Kemenhaj Lakukan Pembenahan

Kemenhaj ungkap 50 persen biro umrah tidak aktif di SISKOPATUH, berefek pada legalitas dan kualitas layanan.

Published

on

PANTAU24.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan bahwa 50 persen dari 3.631 biro umrah yang terdaftar di Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) berstatus tidak aktif. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Perizinan dan Akreditasi Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj, Atty Novyanty, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

“Dari 3.631 PPIU hingga hari ini yang sudah terdaftar di SISKOPATUH, 50 persennya tidak aktif, diantaranya ada yang diblok akibat belum melakukan sertifikasi dan ada masih dalam proses harmonisasi data,” ujar Atty Novyanty.

Atty menambahkan bahwa pembenahan tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah menjadi langkah yang penting setelah penanganan penyelenggaraan ini dipegang oleh Kemenhaj. Pembenahan ini termasuk penyesuaian regulasi dari Kementerian Agama sebelumnya agar lebih relevan dengan dinamika modern.

Kemenhaj juga menemukan bahwa tantangan utama adalah kepatuhan dan legalitas penyelenggara, di mana terdapat perpecahan antara yang patuh dan tidak. Selain itu, kualitas layanan kepada jamaah juga menjadi sorotan. “Aturan-aturan sebelumnya dari Kementerian Agama (Kemenag) musti disesuaikan kembali agar menjawab tantangan riil di lapangan,” tambah Atty.

Atty mengungkapkan risiko peningkatan literasi masyarakat mengenai legalitas biro penyelenggara umrah untuk menghindari penipuan yang banyak dipromosikan melalui media sosial. “Kami mendorong pembaharuan di bidang perizinan. Selama ini prosesnya masih membutuhkan dokumen fisik rekomendasi dari kanwil, yang kerap memakan waktu. Kedepannya, seluruh proses tersebut akan kami digitalisasi secara penuh,” katanya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Antara – Top News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.