PERISTIWA
KLH Dorong Pengomposan Sampah Makanan Minimalkan Emisi
KLH dorong pengomposan sampah makanan sebagai prioritas untuk kurangi emisi, disesuaikan dengan kondisi daerah.
PANTAU24.com – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengimbau pemerintah daerah untuk memprioritaskan pengolahan sampah sisa makanan sebagai solusi utama guna mengurangi emisi. KLH menekankan bahwa pengolahan sampah ini sebaiknya dilakukan sedekat mungkin dengan sumbernya dan dapat dilakukan secara mandiri jika memungkinkan.
Andina Novita Tas’an, Koordinator Kelompok Kerja Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), Sanitary Landfill, dan Reduksi Emisi Gas Rumah Kaca KLH, menjelaskan, “Yang menjadi PR daerah, kabupaten/kota adalah sampahnya selesai. Jadi, itu adalah prioritas utama, sampahnya selesai. Nah, sampah apa yang wajib dan prioritas diselesaikan pertama itu adalah sampah sisa makanan,” dilansir oleh Antara, Kamis (24/9/2026).
Lebih lanjut, Andina menyampaikan pentingnya pemilihan metode pengolahan sampah yang sesuai dengan kondisi daerah. Metode pengomposan disebut sebagai solusi paling efektif yang dapat diterapkan. Rumah kompos, misalnya, dapat menjadi alternatif yang tepat untuk menyelesaikan persoalan sampah di berbagai daerah.
Setelah pengolahan sampah sisa makanan menjadi prioritas, pemerintah daerah dapat merumuskan teknologi pengolahan yang sesuai guna meminimalkan emisi. “Setelah itu, baru kita masuk pada teknologi pengolahan apa sih yang paling tepat untuk meminimalisir keluarnya emisi, baru kita masuk di situ,” ujar Andina.
Andina menggarisbawahi pentingnya menyesuaikan metode pengolahan sampah dengan karakteristik daerah yang bersangkutan. Beberapa metode yang dapat dipertimbangkan antara lain pengomposan dan teknologi pengolahan yang lebih canggih untuk sampah dengan karakteristik tertentu.
Diolah dari laporan Liputan 6.


You must be logged in to post a comment Login