PERISTIWA
Kapan Harus Membawa Anak ke UGD atau Cukup ke Poli?
Panduan menentukan kunjungan ke UGD atau poli saat anak sakit, menurut dr. Reza Abdussalam, SpA.
PANTAU24.com – Saat anak mengalami sakit, orang tua seringkali bingung apakah harus membawa mereka langsung ke Unit Gawat Darurat (UGD) atau cukup ke poliklinik. Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Abdussalam, SpA, keputusan ini harus disesuaikan dengan gejala dan kondisi yang dialami anak.
dr. Reza menyebutkan beberapa kondisi yang memerlukan penanganan mendesak di UGD, seperti sesak napas. “Jika anak mengalami sesak napas, sebaiknya segera dibawa ke UGD,” jelas dr. Reza.
Sementara itu, demam pada anak tidak selalu memerlukan kunjungan ke UGD, kecuali disertai gejala lain seperti penurunan kesadaran, kejang, atau sesak napas. “Jika hanya demam tanpa tanda kegawatan, anak bisa diperiksakan ke poli,” tambah dr. Reza.
Untuk kondisi kejang, orang tua sebaiknya memastikan anak berada di tempat yang aman. “Kejang biasanya akan berhenti sendiri. Setelah berhenti, baru bawa anak ke UGD,” katanya.
Bagi anak yang mengalami alergi kambuh tanpa pembengkakan serius atau sesak napas, atau diare tanpa tanda dehidrasi, kunjungan ke poli masih dapat dilakukan. Namun, jika ada tanda pembengkakan atau dehidrasi, direkomendasikan untuk segera ke UGD.
Diolah dari laporan Kumparan.


You must be logged in to post a comment Login