PERISTIWA
Prabowo Kenang Momen Titik Nadir Lewat Buku Paulo Coelho
Presiden Prabowo Subianto kenang masa sulit dengan buku ‘Warrior of the Light’ karya Paulo Coelho. Baca lebih lanjut di sini.
PANTAU24.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa buku berjudul Warrior of the Light karya penulis Brasil, Paulo Coelho, menjadi salah satu bacaan favoritnya saat berada dalam situasi sulit. Hal ini diungkapkan Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, Jumat (18/9).
Prabowo menyatakan kekagumannya terhadap buku tersebut. Menurutnya, Warrior of the Light sangat berkaitan dengan kehidupannya, khususnya ketika ia berada di titik nadir setelah peristiwa lengser tahun 1998/1999. Buku ini dikenalkan kepada Prabowo oleh kakaknya, Maryani Djojohadikusumo, pada awal tahun 2000-an.
“Bukunya malah enggak terlalu tebal, tipis, buku itu ditulis orang Brazil, Paulo Coelho, Warrior of the Light,” kata Prabowo. Dia mengingat bagaimana buku tersebut begitu menyentuh sehingga membangkitkan emosinya, “Habis itu saya baca, saya baca itu, terus aja saya keluar air mata, seolah-olah dia bicara ke saya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menganjurkan generasi muda Indonesia untuk membaca karya-karya Paulo Coelho, yang juga dikenal dengan buku The Alchemist.
Prabowo menyatakan bahwa Coelho menuliskan pesan-pesan yang seolah menghubungi aspek dalam dirinya pada masa yang penuh dengan tuduhan dan ujian setelah lengser dari posisi militer.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login