PERISTIWA
Prabowo Tekankan Perlunya Penguatan TNI Hingga Daerah
Prabowo tegaskan pentingnya penambahan kekuatan TNI untuk keamanan wilayah Indonesia. Penjelasan Prabowo soal kebutuhan anggaran pertahanan.
PANTAU24.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya memperkuat kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di seluruh wilayah Indonesia untuk memastikan sistem pertahanan dan keamanan negara dapat berfungsi optimal. Hal ini dinyatakannya mengingat Indonesia memiliki luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar, meliputi 514 kabupaten yang perlu pengawasan dan perlindungan.
Saat berbicara dalam Program Presiden Prabowo Menjawab pada Rabu (16/9/2026), Prabowo menyatakan, “Negara kita ini besar sekali. Kita punya 514 kabupaten, dan kabupaten itu besar. Bukan kabupaten yang kecil-kecil, kabupaten itu besar.” Menurutnya, apabila satu batalion TNI ditempatkan di setiap kabupaten, masih ada lebih dari 360 kabupaten yang belum memiliki kehadiran satuan TNI.
Prabowo menilai keterbatasan pasukan TNI di sejumlah daerah berpotensi menyebabkan masalah seperti pembalakan liar dan penambangan ilegal, serta keberadaan perkebunan sawit di kawasan hutan lindung yang tidak tertangani. “Padahal di situ ada kekayaan kita. Karena itulah, selama sekian puluh tahun, terjadilah illegal logging, illegal mining, kebun-kebun liar,” ungkapnya.
Sebagai tambahan, Prabowo menyoroti anggaran pertahanan Indonesia yang masih rendah dibandingkan dengan negara lain di ASEAN. Ia menjelaskan bahwa walaupun ada peningkatan, anggaran pertahanan Indonesia masih di bawah 2 persen dari PDB. “Anggaran kita termasuk paling kecil di ASEAN. Walaupun kita sudah menaikkan seperti itu, tidak sampai 2 persen dari GDP kita,” tegasnya.
Dengan realitas ini, Prabowo kembali menekankan pentingnya penguatan sistem hankam yang merata di seluruh Indonesia melalui penambahan unsur pertahanan yang lebih kuat. “Jadi, kalau menurut saya, sistem kita, sistem hankam yang merata, membutuhkan kehadiran unsur-unsur pertahanan yang cukup kuat,” pungkasnya.
Diolah dari laporan Liputan 6.


You must be logged in to post a comment Login