Connect with us

PERISTIWA

Bos Danantara Bertemu Menkeu Baru Bahas Setoran Dividen Rp 120 Triliun

Bos Danantara, Rosan Roeslani, akan membahas setoran dividen Rp 120 triliun dengan Menkeu baru, Suahasil Nazara.

Published

on

PANTAU24.com – Nasib setoran dividen senilai Rp 120 triliun dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) ke kas negara masih belum jelas. Rencana ini diajukan oleh Purbaya Yudhi Sadewa saat menjabat sebagai Menteri Keuangan. Namun, Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara, belum memberikan komentar terkait hal ini setelah rapat di Istana Kepresidenan pada Rabu (16/9/2026).

Usai rapat, Suahasil tidak menjawab pertanyaan media mengenai dividen ini dan lebih memilih untuk segera masuk ke mobil. Sebelumnya, dia telah memberikan penjelasan panjang lebar mengenai nasib perombakan pejabat Kementerian Keuangan.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa diskusi dengan Suahasil masih diperlukan. “Kita kan ada beberapa hal yang nanti kami duduk dengan Prof Suahasil. Ya semuanya akan kita diskusikan gitu ya. Rencananya juga akan segera bertemu dan apa… Kita komunikasinya sangat-sangat baik dan saya yakin semuanya pasti akan ada selalu solusi yang terbaik gitu,” ujar Rosan.

Purbaya, yang sebelumnya memegang jabatan Menteri Keuangan, menyatakan bahwa keputusan soal dividen telah dibahas dengan Rosan dan pemerintah sedang menunggu pelaksanaan transfer dana. “Sudah dibahas, sudah dipastikan tinggal ditentukan kapan dia mau ngirim itu aja sekitar Rp 120 triliun. Itu yang diputuskan oleh presiden,” jelas Purbaya.

Purbaya juga menyoroti bahwa setoran ini sangat penting untuk fiskal negara, sebab tahun lalu dividen yang diterima hanya mencapai Rp 90 triliun. “Kalau tahun-tahun sebelumnya saya cuma dapet Rp 90 triliun dari dividen. Kalau meningkat, Rp 120 triliun kan bagus meningkat, malah jadi saya nggak rugi, pemerintah nggak rugi, pendapatan nggak rugi, malah nambah,” tambahnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Finance.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.