PERISTIWA
Abah Setu Minta Maaf Usai Dituduh Hina Nabi Mohon Ampun pada Warga Bekasi
Abah Setu, pimpinan Majelis Darul Nurul Hikam Bekasi, mohon maaf akibat video kontroversial diduga menghina Nabi.
PANTAU24.com – Abah Setu atau Asep Setiawan, pimpinan Majelis Darul Nurul Hikam di Bekasi, menyampaikan permintaan maaf setelah pernyataannya diduga menghina Nabi Muhammad SAW dan memicu kedatangan warga ke majelis tersebut. Klarifikasi dilakukan di Mapolres Metro Bekasi dengan melibatkan pihak kepolisian dan sejumlah tokoh masyarakat pada Kamis (10/9/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih mendalami informasi yang diperoleh terkait insiden ini. “Dalam forum tersebut, Asep Setiawan menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang menimbulkan keberatan di tengah masyarakat,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan.
Proses klarifikasi ini dihadiri oleh perwakilan dari MUI Kabupaten Bekasi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Mediasi ini bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif, serta menghindari tindakan main hakim sendiri dari pihak-pihak yang merasa tersinggung.
Kasus ini awalnya mencuat dari sebuah video di media sosial, di mana Abah Setu terdengar memberikan pernyataan kontroversial mengenai Nabi Muhammad yang dianggap menyinggung dan mengundang reaksi warga. “Kepolisian selanjutnya tetap mendalami peristiwa tersebut, memantau dan berkomunikasi dengan para pihak guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tambah Budi.
Ketika video tersebar, massa mendatangi Majelis Darul Nurul Hikam pada Senin (7/9) malam untuk meminta penjelasan langsung dari Abah Setu. Polisi turun ke lokasi untuk mencegah terjadinya konflik dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. “Petugas mengimbau warga tetap tenang, tidak main hakim sendiri, serta menyampaikan dugaan tindak pidana melalui laporan kepolisian,” kata Budi Hermanto.
Diolah dari laporan Detik – Berita.


You must be logged in to post a comment Login