PERISTIWA
Indonesia, Vietnam, atau Thailand: Siapa Lebih Dulu Jadi Negara Maju?
Indonesia, Vietnam, dan Thailand bersaing menjadi negara maju. Peluang Indonesia hanya 0,44, masih di bawah Vietnam dan Thailand.
PANTAU24.com – Indonesia, Vietnam, dan Thailand saat ini berada dalam persaingan untuk menjadi negara maju. Kepala dan CEO Asian Development Bank Institute (ADBI) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan bahwa Indonesia masih memiliki jalan panjang menuju status tersebut. Berdasarkan metodologi probabilitas Middle Income Trap (MIT), peluang Indonesia mencapai status negara maju hanya 0,44, masih di bawah ambang batas 0,6 yang menunjukkan kesiapan menjadi negara maju.
Dalam perhitungan tersebut, Indonesia tertinggal dari Thailand dan Vietnam yang memiliki probabilitas lebih tinggi, masing-masing 0,562 dan 0,506. “Sayangnya bagi kita di Indonesia, Thailand, Vietnam, dan juga Filipina, ditambah Kamboja, Myanmar, India, dan lainnya, kita masih cukup berjuang karena probabilitas jebakan pendapatan menengah kita masih relatif jauh dari ambang batas,” ujar Bambang saat Konferensi ADBI-Bappenas, Rabu (9/9/2026).
Bambang menjelaskan bahwa negara-negara yang telah berhasil lepas dari jebakan pendapatan menengah, seperti Jepang, Korea, dan Singapura, memiliki transformasi struktural yang signifikan. Jepang, misalnya, mengandalkan koordinasi birokrasi dan kemampuan industri, sementara Korea fokus pada koordinasi bisnis negara dan peningkatan berorientasi ekspor. Di Singapura, tata kelola teknokratis serta investasi asing langsung (FDI) yang kuat menjadi kunci sukses.
Menurutnya, untuk menjadi negara maju, Indonesia harus memperkuat basis sumber daya, mendalami sektor manufaktur, mengembangkan pemasok domestik, menarik investasi asing yang intensif teknologi, serta menerapkan kebijakan institusional dan industri yang konsisten. “Kemudian kita mungkin akan memiliki nilai tambah domestik yang lebih tinggi yang akan mengarah pada pertumbuhan yang didorong oleh produktivitas dan Indonesia berpenghasilan tinggi,” tambah Bambang.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membawa nilai tambah domestik yang lebih tinggi dan meningkatkan produktivitas, sehingga membantu Indonesia mencapai status negara berpenghasilan tinggi tanpa harus mengurangi integrasi ekonominya dengan dunia internasional.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login