Connect with us

PERISTIWA

Mendagri Desak Pemda NTT Penuhi Kebutuhan Warga Pascagempa

Mendagri Tito Karnavian instruksikan pemda di NTT percepat penyaluran bantuan pascagempa dan erupsi.

Published

on

PANTAU24.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk segera memenuhi kebutuhan warga yang terdampak oleh bencana. Arahan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) secara daring dari Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Selasa (8/9/2026).

Rakor yang digelar tersebut melibatkan berbagai pihak termasuk Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, serta Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Delapan kabupaten di Pulau Flores turut hadir, dengan tujuh di antaranya terdampak gempa bumi sedangkan satu kabupaten terdampak erupsi Gunung Lewotobi.

Dalam kesempatan itu, Mendagri menekankan pentingnya percepatan realisasi bantuan dana bencana agar kebutuhan dasar penduduk seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan khusus untuk perempuan dan anak-anak dapat segera dipenuhi. “Untuk Gubernur saya memberikan apresiasi karena dapat anggaran bantuan dari Pak Presiden, untuk Belanja Tidak Terduga 40 miliar, sudah bisa dieksekusi, realisasikan untuk membantu masyarakat dengan cepat, itu 43 persen. Ada juga yang 27 persen, 25 persen,” ujar Tito Karnavian kepada awak media.

Mendagri juga menyoroti pembahasan mengenai penanganan hunian bagi warga terdampak. Ia meminta pemda melakukan pendataan kerusakan rumah sebagai dasar untuk menetapkan bantuan dan pembangunan kembali hunian. “Untuk yang ringan diberikan bantuan 15 juta, untuk yang sedang 30 juta, untuk yang berat 70 juta, bisa bangun sendiri di tanahnya,” tambahnya.

Koordinasi lebih lanjut juga dilakukan terkait pembangunan hunian tetap di Sumatera. Pemerintah akan menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Perumahan untuk mempercepat proses pelelangan dan pembangunan di kawasan relokasi. “Rencana nanti Senin, kita akan datang ke BPKP bersama LKPP. Intinya agar cepat selesaikan lelang, karena waktunya tinggal pendek ini,” tandas Mendagri.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Kumparan.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.