PERISTIWA
Protes Anti-Migran di Inggris Dipimpin Danny Thomas
Protes anti-migran di Dover dan Portsmouth akhir pekan ini dipimpin oleh Danny Thomas, menyerukan aksi anti-migran di Inggris.
PANTAU24.com – Akhir pekan ini, ratusan orang terlibat dalam dua protes anti-migran di Inggris. Pria berbalaclava menghalangi jalan di Dover, sementara kerumunan massa berupaya memblokir bus migran di Portsmouth. Kedua aksi ini memiliki kaitan dengan Danny Thomas atau yang dikenal sebagai Danny Tommo.
Protes di Dover pada Sabtu, yang melibatkan pria berpakaian hitam dan berbalaclava, menutup jalan utama kota selama beberapa jam. Protes ini diorganisir oleh Thomas, yang telah merencanakannya selama musim panas, dan berasal dari Hayling Island dekat Portsmouth.
Pada hari Minggu, ketika pihak berwenang harus memutuskan di mana meminta RNLI mendaratkan sekelompok migran setelah penyeberangan Channel yang tidak biasa dari Baie de Seine, mereka memilih dermaga Eastney. Keputusan ini memudahkan Thomas untuk mengerahkan dukungan lokalnya dengan cepat melalui media sosial.
Danny Thomas dikenal sebagai kampanye anti-migran jangka panjang dan mengidentifikasi dirinya sebagai Kristen. “Christ is King!” dan “Stop the boats!” diteriakkan di protes Dover. Dia mendapat perhatian publik pertama kali pada 2016 ketika dipenjara dua tahun karena mencoba menculik.
Thomas juga dikenal dekat dengan aktivis anti-migran dan anti-Muslim Tommy Robinson. Meskipun keduanya tampaknya kurang dekat saat ini, Robinson menyatakan dukungan untuk protes akhir pekan ini.
Upaya terakhir Thomas termasuk mendanai platform berdinamika ‘Patriot Platform’, yang menggambarkan diri sebagai gerakan tanpa kekerasan untuk mengambil kembali negara mereka. Namun, gerakan ini mendapat kecaman pemerintah Inggris yang menyebut aksi di Portsmouth “intimidatif dan biadab.”
Diolah dari laporan BBC News.


You must be logged in to post a comment Login