PERISTIWA
Ketidakpercayaan Warga Middlesbrough Terhadap Polisi Usai Kecelakaan A66
Ketidakpercayaan dan ketakutan melanda warga Middlesbrough terhadap polisi usai kecelakaan mematikan di A66.
PANTAU24.com – Sejak kecelakaan tragis di A66 yang menewaskan dua petugas polisi dan lima pemuda, daerah Grangetown dan South Bank di Middlesbrough menjadi perhatian utama dalam operasi besar polisi. Kecelakaan ini menimbulkan kekhawatiran atas meningkatnya kejahatan terorganisir di wilayah tersebut. Kecelakaan terjadi ketika sebuah mobil Volkswagen Passat melaju berlawanan arah dan bertabrakan dengan kendaraan polisi setelah pengejaran.
Kematian petugas PC Matthew Blades (37) dan PC Tom Clough (38), serta lima penumpang Passat—Michael Cahill (23), Jakub Matusiak (23), Makai Saddington (18), Theo Rae, dan Cole Worthy (keduanya 17)—masih dalam penyelidikan independen. Empat dari lima pemuda tersebut telah memiliki total 30 dakwaan sebelumnya, termasuk pencurian mobil dan pelanggaran terkait narkoba.
Di Grangetown, remaja berkeliling taman dengan menggunakan sepeda quad, menunjukkan bagaimana situasi sekitar. Para pemuda ini menyatakan ketidakpercayaan terhadap polisi dan menyalahkan mereka atas insiden di A66. “Mereka bilang ada geng, tapi sebenarnya tidak ada,” kata salah satu pengendara.
Kampung halaman Cole Worthy turut mengalami serangan serupa. Rumah ayah Cole, Gye Worthy, dihantam oleh mobil pada malam yang sama ketika putranya tewas. Polisi melaporkan bahwa mobil penyerang adalah Volvo XC60.
Banyak warga di sekitar lokasi enggan berbicara secara terbuka karena takut akan potensi ancaman bagi mereka. Salah satu penduduk, Victoria, berkomentar bahwa kekerasan yang meningkat tidak bisa dipisahkan dari kondisi sosial wilayah tersebut. “Ini adalah masalah sosial yang berkembang, terutama di wilayah ini,” katanya.
Diolah dari laporan BBC News.


You must be logged in to post a comment Login