PERISTIWA
Fungsi Penting Sensus Ekonomi 2026 Menurut BPS
BPS menjelaskan fungsi Sensus Ekonomi 2026 dalam pembaruan data ekonomi dan perencanaan strategis di Indonesia.
PANTAU24.com – Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini tengah melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang dimulai sejak Mei dan direncanakan berakhir pada akhir bulan ini. Sensus ini melibatkan pengumpulan data ekonomi masyarakat secara langsung dan mencakup 20 kategori usaha di Indonesia.
Data yang dihasilkan dari sensus ini berfungsi untuk mendukung perencanaan dan keputusan strategis pemerintah. Sumber dari BPS menyebutkan bahwa data ini memberikan gambaran terkini tentang perekonomian, serta membantu pelaku usaha dalam mengidentifikasi peluang dan tantangan bisnis.
Hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menghasilkan beberapa bentuk data. Pertama, adalah Peta Ekonomi Indonesia yang memberikan gambaran tentang struktur ekonomi di seluruh wilayah. Kedua, Analisis Sektoral yang menyajikan informasi per sektor sesuai skala usaha dan wilayah. Ketiga, masukan analisis tambahan seperti ekonomi lingkungan dan ekonomi digital.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya sensus ini sebagai langkah untuk memperbarui data perekonomian Indonesia. Ia menyatakan bahwa metode dan dasar penghitungan aktivitas ekonomi belum diperbarui selama lebih dari 10 tahun, dan data dari BPS ini akan menjadi penentu akurasi kebijakan dan penyusunan APBN.
Presiden juga menggarisbawahi bahwa data yang dikumpulkan tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi masyarakat. “Saya minta agar saudara-saudara sekalian yang mendengarkan saya pada siang hari ini, saya minta agar saudara-saudara tidak hanya mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya, tapi juga mengajak semua orang untuk ikut mengisi dengan sejujur-jujurnya,” kata Prabowo.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login