Vaksinasi di Atas 80 Persen, Penerbangan Internasional ke Bali Segera Dibuka

  • Share
Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Forkopimda se Provinsi Bali di Wisma Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali, Jumat (8/10/2021).(Humas Pemprov Bali)

PANTAU24.COM-Penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai, Bali segera dibuka. Presiden Joko Widodo meminta seluruh pemangku kepentingan harus mempersiapkannya dengan baik. Hal tersebut disampaikan Jokowo ketika memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Bali di Kantor Gubernur Bali, Kota Denpasar, Jumat (8/10/2021).

“Kita harus siapkan secara detail infrastruktur, sehingga wisatawan datang, tetapi Covid-nya tetap terkendali,” ujar Jokowi dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden.

Dia juga minta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menunjukkan kesiapannya.

“Kita tunjukkan bahwa kita mampu mengelola, mampu mengendalikan dengan manajemen yang ada di lapangan,” kata Jokowi.

Sebab, selama masa pandemi ini, wisatawan yang datang ke Bali menurun jumlahnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Jokowi mengungkapkan, jumlah wisatawan asing menurun hingga 97 persen, sedangkan jumlah wisatawan nusantara menurun 27 persen. Selain itu, tingkat hunian kamar hotel berada di bawah 20 persen.

Dengan begitu, Jokowi meminta agar pengalaman-pengalaman negara lain dalam menghadapi Covid-19 turut dipelajari, termasuk pentingnya disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Baca Pula:  Senin 16 November, Angka Corona di Sulut Kembali Melonjak dengan 101 Kasus

“Disiplin protokol kesehatan itu sangat menekan angka penyebaran Covid-19,” kata dia.

Di sisi lain, dari pengalaman beberapa negara, vaksinasi merupakan hal penting yang harus tetap dijalankan. Jokowi mengatakan, di beberapa negara, saat kasus aktifnya sudah mulai menurun dan aktivitas ekonomi dibuka tapi tidak diimbangi dengan kecepatan vaksinasi.

Hal itu mengakibatkan kasus Covid-19 kembali melonjak yang diiringi kenaikan angka kematian. Namun sebaliknya, di negara yang tingkat vaksinasinya tinggi, ketika aktivitas ekonomi dibuka, angka kasus kematiannya masih tetap rendah.

“Jadi artinya apa? Vaksinasi itu sangat menentukan,” kata kepala negara.

Jokowi mengungkapkan, hingga 8 Oktober 2021, vaksinasi di Provinsi Bali sendiri telah mencapai 98 persen untuk dosis pertama dan lebih dari 80 persen untuk dosis kedua. Meski demikian, dia meminta Pangdam dan Kapolda setempat untuk terus mendorong angka vaksinasi di beberapa wilayah agar terus meningkat sebelum 14 Oktober 2021.

Baca Pula:  Tak Pakai Masker Dilarang Masuk Kantor BKD Bolmong

“Kita harapkan nantinya setelah tanggal 14 itu dibuka yang paling penting itu testing dan tracing-nya betul-betul dikerjakan secara maksimal,” kata dia.

“Terutama yang merah-merah itu agar diperbaiki, misalnya testing rerata mingguan di Bangli 57 persen, di Karangasem 34 persen, dinaikkan,” ucap Jokowi.

Untuk tracing di daerah berstatus merah pun, dia meminta agar terus ditingkatkan. Melihat perkembangan situasi di Bali saat ini, Jokowi optimistis dan berani untuk memutuskan pembukaan penerbangan internasional.

“Nanti secara teknis akan disampaikan oleh Pak Gubernur dan dari Pak Menko. Tapi intinya, kita harus menyiapkan infrastrukturnya, infrastruktur kesehatannya, dan tanggal 14 (Oktober) itu betul-betul dibuka itu siap betul. Kalau dari sisi vaksinasi sudah enggak ada masalah,” tutur dia.



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com