Connect with us

Bolmong

Terima 1.300 Dosis Vaksin Sinovac, Dinkes Bolmong Sasar Guru dan Lansia

1.300 dosis vaksin yang baru tiba itu langsung didistribusikan ke Puskesmas pelaksana vaksinasi khusus untuk wilayah pantura yang terdiri dari Kecamatan Sangtombolang dan Kecamatan Poigar, serta di wilayah Kecamatan Passi dan Kecamatan Lolayan.

Published

on

Ilustrasi pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bolaang Mongondow.

BOLMONG, PANTAU24.COM-Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali menerima 1.300 dosis vaksin merk sonovac, Selasa 25 Mei 2021.

Sebelumnya, proses vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bolmong dihentikan sementara, lantaran Dinkes kehabisan stok vaksin.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bolmong, Yusuf Detu, 1.300 dosis vaksin yang baru tiba itu langsung didistribusikan ke Puskesmas pelaksana vaksinasi khusus untuk wilayah pantura yang terdiri dari Kecamatan Sangtombolang dan Kecamatan Poigar, serta di wilayah Kecamatan Passi dan Kecamatan Lolayan.

“Dengan begitu, palaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan,” kata Yusuf Detu.

Lebih lanjut dijelaskan, sasaran 1.300 dosis vaksin tersebut adalah penyuntikan lanjutan bagi tenaga pendidik (guru) di wilayah pantura, Passi dan Lolayan. Kemudian, selain guru, vaksinasi juga akan menyasar lansia. Sebelumnya, Dinkes menyasar tenaga pendidikan di wilayah Kecamatan Dumoga bersatu. Vaksin yang digunakan masih merk astrazeneca.

“Rata-rata untuk tenaga pendidik baru vaksin dosis pertama. Kali ini, selain guru juga akan dilakukan vaksinasi bagi lansia,” ungkapnya.

Di sisi lain, Yusuf menambahkan, soal batas waktu vaksinasi bagi tenaga guru tidak ditentukan. Dinkes menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin.

“Tapi intinya, untuk saat ini kami prioritaskan tenaga guru, mengingat saat ini proses pembelajaran tatap muka sudah mulai berjalan. Begitu juga dengan lansia, mengingat mereka termasuk kelompok rentan,” pungkasnya.