Perangkat Kecamatan dan Desa Hingga Tokoh Agama di Bolmong Jalani Swab Test, Apa Sebab?

  • Share
Pelaksanaan Swab test di Kantor Kecamatan Lolayan, Jumat 9 April 2021
Salah satu Sangadi (Kepala Desa) di Bolmong saat menjalani swab tes antigen di Puskesmas Tungoi, Kecamatan Lolayan. (Foto: pantau24.com)

BOLMONG, PANTAU24.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengelar Swab test massal bagi Apartaur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kecamatan, perangkat desa hingga tokoh agama se Kabupaten Bolmong.

Hal itu dilakukan sebagai langkah awal penegakan diagnosis bagi kelompok berisiko terpapar Covid-19 dalam rangka persiapan pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19.

Pelaksanaan swab test bagi ASN kecamatan, perangkat desa hingga tokoh agama ini sebagaimana tertuang dalam surat Nomor 005/SETDAKAB/07/6/IV/2021 yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong, Tahlis Gallang perihal pelaksanaan swab massif.

“Sesuai jadwal akan dilaksanakan Selasa hingga Sabtu (6-10 April 2021) pekan ini. Pelaksanaan swab ini gratis alias tidak dipungut biaya. Semua alat dan bahan yang digunakan untuk swab memang sudah ada di Dinas Kesehatan,” kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bolmong, Yusuf Detu, via pesan WhatsApp, Jumat 9 April 2021.

Baca Pula:  Hari Kedua Kudeta, Militer Myanmar Duduki Yangon

Lebih lanjut, menurut Yusuf, Dinkes manergetkan sekitar 750 orang yang akan diswab. Jumlah tersebut mengikuti ketersediaan sisa bahan dan peralatan swab yang ada di Dinkes Bolmong.

Fakta menarik dan bermanfaat

“Jadi untuk perangkat desa hanya mulai dari Sangadi hingga Kepala Dusun dan tokoh agama. Untuk ketua-ketua RT tidak masuk sasaran,” ujarnya.

Di sisi lain, hingga Jumat 9 April 2021, Dinkes mencatat sudah sekitar 400-an lebih yang diswab. Jumlah tersebut tersebar di 9 kecamatan. Antara lain, Kecamatan Dumoga, Dumoga Barat, Dumoga Timur, Dumoga Utara, Dumoga Tenggara, Dumoga Tengah, Sang tombolang, Lolak dan Bolaang.

Baca Pula:  Terangi Mengkang Merintis Ekonomi Desa

“Seluruh sampel akan dikirim ke Dinkes Provinsi. Dan metode yang digunakan adalah RT-PCR. Jadi, meskipun banyak sampel yang dikirim, tapi hasilnya tidak terlalu lama. Mungkin sekitar 4 hari,” pungkasnya.

Sekadar informasi, hingga berita ini ditulis, sementara berlangsung pelaksanaan swab test di Kecamatan Bolaang Timur, Lolayan dan Passi Barat. Sementara untuk, Kecamatan Passi Timur, Poigar dan Bilalang akan digelar Sabtu 10 April 2021.



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com