Bolsel Miliki Rumah Data Kependudukan

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru resmikan rumah data di Desa Transpatoa. (Foto: Kominfo Bolsel)

BOLSEL, PANTAU24.COM-Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru didampingi Wabup Deddy Abdul Hamid mencanangkan rumah data Kependudukan Paripurna pada pelaksanaan kegiatan Kampung KB di Desa Transpatoa, Kecamatan Helumo, Rabu 10 Februari 2021.

Bupati Iskandar Kamaru dalam arahannya menyampaikan, keberadaan rumah data penting guna memasok kebutuhan-kebutuhan data yang akan digunakan dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.

“Sehingga itu, rumah dataku penting untuk didirikan di seluruh desa,” ucap Bupati. 

Iskandar menjelaskan bahwa tersedianya data dan indikator pembangunan yang terkini, valid dan terpercaya dalam rumah data merupakan kebutuhan penting bagi pelaksanaan intervensi pembangunan di seluruh tingkatan wilayah.

Baca Pula:  Dinkes Bolmut Tak Kantongi Jumlah Produksi Sampah Medis

Untuk itu kata Iskandar, guna mendukung hal tersebut, pihaknya akan membentuk 6 rumah data dengan klasifikasi paripurna dan integratif yang berlokasi di Desa Meyambanga Timur, Tolondadu I, Tolutu, Ilomata serta Deaga dan  Dayow.

Fakta menarik dan bermanfaat

Pada kesempatan tersebut, Top Eksekutif Bolsel itu juga memaparkan keberhasilan pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting di Daerah tersebut.

“Contohnya di Kecamatan  Pinolosian Timur terjadi penurunan stunting yang  cukup signifikan.

Ini tentunya merupakan kabar gembira” bebernya.

Kendati begitu kata Iskandar, Pemerintah dan semua lapisan masyarakat tidak boleh  merasa puas dengan prestasi tersebut. Sebab, permasalahan stunting belum selesai.

Baca Pula:  Upacara HUT Korpri di Kotamobagu Terapkan Protokol Kesehatan

“Akan tetapi prestasi ini harus dijadikan spirit bagi kita semua sehingga kedepan tak ada lagi Stunting di Bolsel,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Sulut, Tino Tandayu berharap agar Pemkab Bolsel terus memberi dukungan serta bersinergi dengan Pemprov  sulut terkait rumah data dan percepatan penurunan stunting.

“Kerjasama, kolaborasi dan sinergi pemerintah Kabupaten dan Provinsi harus terjalin denga baik, agar percepatan penurunan Stunting cepat terwujud,” ucapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BKKBN Provinsi Sulut Tino Tandayu, para pimpinan OPD, Camat dan Sangadi dan penyuluh serta petugas pembantu KB.

Penulis: Rinto Binolombangan

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com