PERISTIWA
Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia
Atika Nur Rahmania, Kepala Bappeda DKI, meninggal dunia pada Rabu (4/11) sore. Pemprov DKI sangat kehilangan sosok berdedikasi ini.
PANTAU24.com – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, meninggal dunia pada Rabu (4/11) sore. Almarhumah sebelumnya disemayamkan di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, sebelum dibawa ke rumah duka di Jakarta Timur. Pemakaman direncanakan akan dilaksanakan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada Kamis (5/11).
Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, menyatakan bahwa pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat kehilangan sosok Atika. “Kami segenap jajaran Pemprov DKI Jakarta benar-benar kehilangan,” kata Sigit, sebagaimana dikutip dari laman situs resmi DKI Jakarta. Ia menyebutkan bahwa rencana pemakaman masih menunggu konfirmasi waktu dari pihak keluarga.
Almarhumah dikenal sebagai pejabat yang berdedikasi tinggi hingga akhir hayatnya. Bahkan Rabu sore sebelum meninggal, Atika masih sempat menjalankan tugas memberikan arahan kepada para aparatur sipil negara (ASN) baru. “Tadi sore beliau juga sempat memberikan arahan serta motivasi bagi para CPNS yang baru dilantik menjadi PNS. Mudah-mudahan semangat beliau bisa menjadi pengingat dan motivasi bagi kita semua,” ujar Sigit.
Sigit mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta kehilangan salah satu pejuang dan sahabat terbaik di lingkungan pemerintah daerah tersebut. “Kami sangat kehilangan sosok yang luar biasa atas segala kontribusi, dedikasi, dan tanggung jawab beliau selama bertugas di Pemprov DKI,” tambah Sigit.
Sebelum menjabat sebagai Kepala Bappeda, Atika Nur Rahmania pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta dari Agustus 2018 hingga September 2022. Selama menjabat, ia aktif mengembangkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik di Jakarta, termasuk mengembangkan superapps JAKI, situs web tanggap Covid-19, dan situs web pengawasan banjir.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login