PERISTIWA
Kemensos Bangun 2 Sekolah Rakyat di Papua Tengah
Kemensos berkomitmen bangun 2 Sekolah Rakyat di Papua Tengah untuk perluas akses pendidikan di daerah 3T.
PANTAU24.com – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan membangun dua Sekolah Rakyat di Papua Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat bertemu Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, pada Senin (2/11) di Jakarta.
“Untuk Pak Gubernur, kita harus bantu, yang bisa sesuai tugas kami, ini program strategis Bapak Presiden, daerah 3T itu kita prioritaskan,” ujar Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul.
Pemerintah menargetkan pembangunan minimal satu gedung Sekolah Rakyat permanen di setiap kabupaten/kota, yang masing-masing mampu menampung sekitar 2.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA. Gubernur Papua Tengah memberikan apresiasi kepada Kemensos atas pelaksanaan program ini yang telah berlangsung di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Gubernur Meki Fritz Nawipa mengusulkan dua lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Nabire. Lokasi tersebut adalah lahan milik Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan lahan milik Pemerintah Kabupaten Nabire. “Jadi di Nabire itu dua (titik) Pak Bupati Nabire siapkan 10 hektare, sementara provinsi siapkan 9 hektare,” kata Meki.
Menteri Saifullah Yusuf menyampaikan dukungan penuh terhadap usulan tersebut, menekankan pentingnya syarat-syarat pendukung sehingga pembangunan dapat segera dimulai. “Kirim surat, diajukan, syaratnya dipenuhi. Nanti yang pertama itu tingkat kemiringannya harus clear, yang kedua dukungan air bersihnya siap, listriknya siap, jalan ke arah situ siap. Pokoknya syarat-syaratnya ada nanti dari Kementerian PU. Kita kawal, kita dampingi ini,” tutupnya.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login