Connect with us

PERISTIWA

Pelaku Pembunuhan Wanita di Parit Lampung Ditangkap, Ternyata Sepupu Korban

Pelaku pembunuhan wanita di parit Lampung, yang merupakan sepupu korban, ditangkap polisi.

Published

on

PANTAU24.com – Pelaku pembunuhan terhadap Lilis Pitriani (29), yang ditemukan tewas dalam kondisi terikat di sebuah parit di Bandar Lampung, berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Pelaku diketahui merupakan sepupu dari korban sendiri. Menurut laporan detikSumbagsel, Minggu (1/11/2026), pelaku bernama Rizki (25) berhasil diamankan di tempat persembunyiannya di Way Galih, Lampung Selatan, pada Minggu (1/10/2026) pukul 10.00 WIB.

“Kami tangkap pelaku ini di wilayah Way Galih dan saat ini masih menjalani pemeriksaan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Rizki mengakui telah membunuh Lilis dengan cara memukul korban menggunakan sebuah kayu balok, sebelum akhirnya memasukkannya ke dalam parit. “Sudah diakuinya, berdasarkan pengakuan awal dia pukul pakai balok sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam parit dan ditutupi oleh material batu dan kayu-kayu,” jelas Regan.

Barang bukti berupa sepotong kayu telah berhasil diamankan, sementara handphone milik korban masih dalam pencarian karena diduga telah dibuang. Kapolresta Bandar Lampung Kombes Eko Bagus Riyadi memberikan apresiasi atas kinerja cepat dan maksimal dari Kasat Reskrim dan jajarannya dalam mengungkap kasus ini.

“Saya mengapresiasi kerja keras Kasat Reskrim beserta seluruh anggota yang telah bekerja secara profesional dan maksimal hingga terduga pelaku berhasil diamankan. Saya tekankan agar perkara ini diusut tuntas, sehingga seluruh fakta terungkap dan keluarga korban mendapatkan kepastian hukum serta keadilan,” ujar Eko Bagus Riyadi.

Polresta Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk menuntaskan penanganan perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Berita.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.