Connect with us

PERISTIWA

Wamentan Saleh Mustafa Kenang Masa Miskin untuk Dukung MBG

Wamentan Saleh Mustafa mendukung program MBG dengan latar belakang pengalamannya hidup miskin.

Published

on

PANTAU24.com – Wakil Menteri Pertanian, Muhammad Saleh Mustafa, mengingat kembali pengalamannya di masa kecil di Ternate, Maluku Utara, di mana satu butir telur harus dibagi untuk tujuh anggota keluarganya. Kenangan ini menjadi motivasi bagi Saleh untuk fokus pada pemenuhan pangan dan gizi masyarakat. Ia memberikan dukungannya pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun menyadari adanya kekurangan dalam pelaksanaannya.

Pengalaman hidup sulit tersebut diungkapkan oleh Saleh saat berbicara dalam acara Rembuk Nasional Pemuda Indonesia ke-3 di THE TRIBRATA, Hotel & Convention Center, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Menurutnya, masa-masa sulit tersebut menegaskan pentingnya pengadaan pangan dan gizi yang layak.

“Saya di Ternate waktu saya SD, saya keluarga ada tujuh orang, ya. Ibu saya memasak dan saya anak kedua. Kalau makan pagi sebelum berangkat ke sekolah itu saya ada telur satu dipotong tujuh. Telur satu dipotong tujuh. Saking susahnya zaman itu,” ungkapnya. Saleh juga mengungkapkan bahwa kadang keluarganya harus makan nasi tanpa lauk, hanya ditambah mentega agar lebih lezat.

Saleh menyoroti masalah stunting dan kekurangan gizi yang masih ada di berbagai daerah. “Kalau kita bicara stunting, kita yang ada di Jakarta mungkin enggak bisa lihat. Tapi kalau kita di daerah, kalau kita turun ke bawah, kita akan merasakan bagaimana anak-anak bayi itu stunting, kekurangan gizi, dan sangat-sangat memprihatinkan,” katanya. Warga di Ternate dan Halmahera, kata Saleh, berharap agar program MBG tidak dihentikan.

Meski mendukung kelanjutan MBG, Saleh mengakui bahwa manajemen program ini sebelumnya memiliki sejumlah kekurangan. “Memang kita akui ada manajemen yang kurang pas beberapa waktu yang lalu,” ujarnya. Namun, Saleh mencatat bahwa program tersebut mulai menunjukkan peningkatan penting dalam pemenuhan makanan bergizi yang menjadi prioritas pemerintah.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Liputan 6.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.