Connect with us

PERISTIWA

Bareskrim Klaim 50% Restitusi Korban PT DSI Terpenuhi

Bareskrim klaim telah penuhi 50 persen restitusi korban PT DSI dari total Rp1,07 triliun. Proses pengadilan masih berlangsung.

Published

on

PANTAU24.com – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengklaim bahwa sebesar 50 persen dari dana restitusi untuk korban penipuan PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI) sebesar Rp1,07 triliun telah terpenuhi. Hal ini diungkapkan oleh Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Arsal Sahban.

Arsal mengatakan bahwa nilai aset yang berhasil dilacak oleh Bareskrim telah mencapai lebih dari Rp500 miliar. “Secara keseluruhan dari empat klaster, nilai aset hasil tracing Bareskrim sudah lebih dari Rp500 miliar. Kalau dibandingkan dengan nilai restitusi yang dimohonkan korban sekitar Rp1 triliun, berarti hampir 50 persen dana nasabah bisa kembali,” ujarnya dalam sebuah keterangan tertulis, Senin (26/10).

Penyidik Bareskrim telah menelusuri aliran dana yang dikuasai oleh para tersangka dan menyamarkan aset-aset tersebut menggunakan nominee orang lain. Penegakan hukum bertujuan untuk memberi manfaat nyata kepada korban, tidak hanya menghukum pelaku kejahatan. Arsal memberi contoh penanganan klaster ketiga yang menyertakan mantan Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di mana telah disita aset senilai Rp5,4 miliar.

Hingga kini, Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah menghitung ganti kerugian sebesar Rp1,07 triliun untuk 5.102 korban PT DSI. “LPSK telah melakukan verifikasi dan penghitungan secara objektif terhadap permohonan restitusi yang diajukan para korban. Dari proses tersebut, diperoleh nilai kewajaran restitusi sebesar Rp1,07 triliun bagi 5.102 korban yang memenuhi persyaratan,” jelas Ketua LPSK Achmadi.

Pihak terkait, termasuk Kejaksaan Negeri Depok, masih menangani penghitungan ini untuk mendukung proses peradilan. Hasil ini nantinya akan menjadi pertimbangan majelis hakim untuk memutuskan restitusi yang akan diberikan kepada korban.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.