PERISTIWA
Pramono Anung: Santai Hadapi Kritik, Tanpa Ego Pribadi
Pramono Anung menekankan pentingnya melepas ego dalam kepemimpinan dan bersikap santai menghadapi kritik.
PANTAU24.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa dia tidak lagi memikirkan ego pribadi dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin. Dia menyampaikan sikap santainya dalam menghadapi serangan dan kritik untuk fokus pada kewajibannya. Selain itu, dia mengingatkan bahwa pemimpin harus dapat bekerja keras dan memutuskan kebijakan tanpa keberpihakan pribadi.
Dalam kesempatan memberikan kuliah umum di Universitas Ciputra, Jakarta Barat, pada Kamis (15/10/2026), Pramono menyatakan bahwa ego yang terlalu besar adalah masalah umum bagi pemimpin. “Salah satu problem bangsa ini egonya kegedean, terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,” tegasnya.
Dia menekankan bahwa baginya, yang terpenting bukan soal mendapatkan perhatian melainkan bagaimana menjalankan tugas kepemimpinan dengan baik. “Kalau saya, mungkin sudah enggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, enggak diserang juga enggak apa-apa,” ungkap Pramono.
Pramono juga menggarisbawahi pentingnya bekerja keras dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin, dan memastikan bahwa setiap keputusan dibuat tanpa kepentingan pribadi. “Dan memutuskan tanpa kemudian punya vested interest terhadap keputusan itu,” tambahnya.
Dengan sikap seperti itu, Pramono berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dalam kepemimpinannya untuk masyarakat Jakarta.
Diolah dari laporan Liputan 6.


You must be logged in to post a comment Login