Connect with us

PERISTIWA

Vincent Kompany Bangga pada Manchester City di Tengah Kontroversi

Vincent Kompany menyatakan kebanggaan pada prestasinya di Manchester City meski klub sedang dilanda kasus pelanggaran finansial.

Published

on

PANTAU24.com – Vincent Kompany, pelatih Bayern Muenchen sekaligus mantan kapten Manchester City, menyatakan kebanggaannya terhadap prestasi yang diraihnya selama bermain di Manchester City. Pernyataan ini disampaikan di tengah sorotan kasus pelanggaran finansial yang melibatkan mantan klubnya tersebut.

Kompany, yang berkarier di Stadion Etihad selama 11 tahun dari 2008 hingga 2019, menyebut masa-masanya bersama The Citizens sebagai periode yang membanggakan. Dalam konferensi pers jelang pertandingan Bundesliga melawan Augsburg, ia menyatakan, “Saya bermain selama 11 tahun di klub itu dan saya menyukai tahun-tahun saya di sana. Semua yang telah kami raih dan lakukan di lapangan merupakan sesuatu yang membuat saya sangat bangga.”

Selama masa tersebut, Manchester City sukses meraih empat gelar Liga Inggris, tiga di antaranya dalam periode yang kini menjadi obyek penyelidikan dugaan pelanggaran finansial oleh Premier League. Namun, Kompany menekankan bahwa para pemain berfokus murni pada perjuangan di lapangan dan tidak terlibat dalam urusan manajemen.

Sebagai informasi, Manchester City menghadapi sanksi berat setelah dinyatakan bersalah dalam sebagian besar dari 115 dakwaan pelanggaran finansial dalam periode 2009 hingga 2018. Klub ini berisiko dijatuhi denda, pengurangan poin, hingga pencabutan gelar, meskipun pihak klub telah membantah tuduhan dan mengajukan banding.

Terkait kasus tersebut, Kompany mengalihkan fokusnya pada tugas di Jerman sebagai pelatih Bayern Muenchen, menegaskan, “Sebagai pelatih Bayern Muenchen, saya sebenarnya tidak terlalu memikirkan topik tersebut karena saya sedang mempersiapkan pertandingan yang harus kami menangi besok.”

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.