PERISTIWA
Empat Anggota OPM Pilih Kembali ke NKRI, Serahkan Senjata
Empat anggota OPM di Puncak Jaya menyerahkan senjata untuk kembali bergabung dengan NKRI dalam upacara reintegrasi nasional.
PANTAU24.com – Empat anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, telah memutuskan untuk kembali bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan menyerahkan senjata mereka kepada Satuan Tugas TNI dalam sebuah upacara reintegrasi nasional di halaman Makodim 1714/Puncak Jaya pada Sabtu (26/9).
Keputusan ini ditandai dengan penyerahan empat pucuk senjata api kepada Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto. Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Riyanto memberikan penghargaan atas keberanian para anggota OPM yang memutuskan untuk kembali. “Keberanian bukan hanya ketika seseorang mampu mengangkat senjata, tetapi juga ketika berani meletakkannya dan memilih kehidupan yang lebih baik. Hari ini bukan tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Hari ini adalah tentang memilih masa depan,” ujarnya.
Brigjen Riyanto menekankan bahwa penyerahan senjata ini bukanlah akhir dari proses, melainkan permulaan dari tahap reintegrasi yang lebih penting. Ia menyebutkan bahwa tantangan berikutnya adalah bagaimana keluarga dan masyarakat dapat menerima mereka kembali, serta pentingnya pendampingan dari pemerintah dan dukungan dari semua pihak agar mereka dapat menjalani kehidupan yang normal dan bermartabat.
Empat anggota OPM tersebut adalah Bongkar Tabuni dan Lipar Tabuni dari OPM Kodap X/Tolikara, serta Bejo Tabuni dan Kopitua Tabuni dari OPM Kodap XXVIII/Yambi. Senjata yang diserahkan termasuk satu pucuk AR-15 kaliber 5,56 mm, satu pistol revolver kaliber 9 mm, satu pistol Trailside Sig Arms kaliber .22 LR yang diserahkan Bejo Tabuni, dan satu pistol Combat kaliber 9 mm yang diserahkan Lipar Tabuni.
Brigjen Riyanto juga menegaskan pentingnya kerjasama berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan keluarga dalam proses reintegrasi ini. “Jalan damai selalu terbuka bagi saudara-saudara kita yang ingin kembali,” tambahnya.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login