Connect with us

PERISTIWA

Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Modifikasi Cuaca hingga 22 September

Pemprov DKI Jakarta menggelar modifikasi cuaca sejak 18 September untuk meningkatkan curah hujan di Jabodetabek hingga 22 September.

Published

on

PANTAU24.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengumumkan bahwa operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah DKI Jakarta akan berlangsung hingga 22 September. Pelaksanaan OMC ini telah dimulai sejak 18 September lalu. “OMC kami laksanakan dari tanggal 18 sampai 22 September 2026,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat, dikutip dari detik.com pada Minggu (20/9).

Menurut Marulitua, operasi ini dilakukan berdasarkan perkiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan adanya potensi awan di kawasan tersebut. Impact dari OMC sudah terasa, antara lain dengan turunnya hujan di berbagai daerah di Jabodetabek.

“OMC berdampak pada turunnya hujan di beberapa wilayah Jakarta dengan intensitas curah hujan yang bervariasi,” tambah Marulitua. Ia menjelaskan bahwa operasi ini telah berhasil meningkatkan intensitas hujan dari prediksi ringan-sedang menjadi sedang-lebat dengan cakupan area yang lebih luas.

Sementara itu, Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, menyatakan bahwa modifikasi cuaca ini dilakukan karena adanya dinamika atmosfer kelvin yang melintas di wilayah Jakarta dan Jawa Barat pada saat yang sama. “Jadi selama tiga hari, 18-20 (September) itu ada program modifikasi cuaca oleh BMKG,” kata Guswanto. BMKG memiliki dua basecamp untuk pelaksanaan operasi ini, yaitu di Pondok Cabe untuk DKI Jakarta dan di Husein Sastranegara untuk Jawa Barat.

Program ini diharapkan dapat membantu mengatur curah hujan sesuai kebutuhan di wilayah tersebut, terutama mengingat aktivitas dinamika atmosfer yang sedang berlangsung.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.