PERISTIWA
Kartu Layanan Gratis Transjakarta Diduga Dijual Seharga Rp500 Ribu
Kartu Layanan Gratis Transjakarta diduga dijual Rp500 ribu, Transjakarta respons tegas kasus ini.
PANTAU24.com – Kartu Layanan Gratis (KLG) Transjakarta dikabarkan dijual bebas dengan harga Rp500 ribu melalui media sosial. Salah satu akun di platform threads menawarkan kartu yang pada dasarnya dirancang untuk dipakai secara gratis, dengan menyebut kartu tersebut aktif hingga 23 Desember 2026.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengecam tegas tindakan spekulatif yang memanfaatkan fasilitas pelayanan publik untuk keuntungan pribadi. Ia menegaskan bahwa pelanggaran ini akan berujung pada sanksi pemblokiran permanen serta tindakan hukum.
“Kartu Layanan Gratis merupakan hak masyarakat penerima manfaat yang dijamin oleh Pemprov DKI Jakarta dan tidak dipungut biaya sepeser pun. Kami tidak menoleransi bentuk pemungutan biaya maupun praktik jual beli KLG. Setiap bentuk pelanggaran dan penyalahgunaan akan ditindak tegas berupa pemblokiran (blacklist) permanen, serta akan dilanjutkan ke jalur hukum,” kata Ayu dalam keterangan tertulis pada Selasa (15/9).
KLG adalah fasilitas transportasi publik yang sepenuhnya bebas biaya pendaftaran dan tidak boleh diperjualbelikan. Penerima manfaat KLG termasuk peserta didik dengan Kartu Jakarta Pintar Plus, penyandang disabilitas, lansia, dan beberapa kelompok masyarakat lainnya.
Proses pendaftaran KLG melalui aplikasi Transjakarta, MRT, dan LRT meliputi beberapa tahap dari pendaftaran, verifikasi, hingga aktivasi kartu baik secara fisik maupun digital. Pemprov DKI Jakarta menegaskan tidak ada biaya selama proses penerbitan kartu.
Transjakarta mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap tawaran pembuatan KLG melalui pihak ketiga atau jasa perantara berbayar dan segera melaporkan bila menemukan indikasi pungli kepada petugas terkait atau melalui kanal resmi Transjakarta.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login